MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sebanyak 340 Personil gabungan disiagakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menghadapi bencana Hidrometeorologi di Mojokerto. Para personil berasal dari dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Mojokerto, Akhmad Jazuli menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang solid guna merespon bencana dengan cepat dan tepat. “Mari kita bekerjasama secara solid, sehingga jika ada bencana, kita dapat merespon dengan cepat dan tepat,” terang Pjs Bupati Jazuli melalui keterangan resmi, Sabtu (16/11/2024).
Jazuli melanjutkan, persiapan ini juga bentuk kesigapan untuk menghadapi potensi bencana, terutama memasuki musim penghujan dan menjelang Pilkada 2024. “Saat ini, kita berada di tengah musim hujan. Di mana ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung sering terjadi,” ungkapnya.
Selain itu, Pemkab Mojokerto juga mengajak warga selalu waspada dan mengikuti informasi terkini perihal cuaca, termasuk imbauan dari pemerintah daerah. “Mari memberikan edukasi masyarakat agar memahami langkah-langkah yang harus diambil jika terjadi keadaan darurat,” kata Jazuli.
Tidak hanya seremonial, Pemkab Mojokerto juga melakukan simulasi terhadap bencana hidrometeorologi kala pemungutan suara. Bagi Jazuli, simulasi tersebut menegaskan pentingnya kesiapsiagaan kala menghadapi Pilkada Mojokerto 2024.
“Kita tidak ingin ada korban jiwa atau kerugian yang dapat dicegah apabila kita semua siap siaga dan bersinergi bersama menghadapi kemungkinan bencana,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








