TUBAN, Tugujatim.id – Dalam momen penuh haru saat ratusan warga Tuban bersiap kembali ke kota rantau melalui program Balik Mudik Gratis 2025. Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono hadir untuk memberikan semangat dan pesan penting bagi para pengemudi yang akan mengantar para pemudik.
Di hadapan para sopir dan keluarga pemudik, Wabup Joko menyampaikan pesan yang menyentuh sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan dalam perjalanan panjang ini.
Baca Juga: Ratusan Pemudik Balik ke Kota Nikmati Fasilitas Gratis Pemkab Tuban
“Saya titip masyarakat kami kepada para driver. Mereka akan menuju Surabaya, Malang, dan Jakarta. Tolong benar-benar jaga keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, dan jangan abaikan rambu-rambu,” ujar Joko dengan nada penuh penekanan, Sabtu pagi (05/04/2025).
Wakil bupati yang dikenal ramah itu juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi fisik pengemudi selama perjalanan. Menurut dia, sopir adalah ujung tombak keselamatan dalam program balik mudik ini.
“Kesehatan jasmani itu sangat krusial. Jangan memaksakan diri jika lelah, karena keselamatan puluhan orang ada di tangan driver. Kami ingin perjalanan ini selamat sampai tujuan,” lanjutnya.
Janji Armada Ditambah Tahun Depan
Meski fasilitas yang tersedia masih terbatas, Wabup Joko mengungkapkan, Pemkab Tuban tetap berupaya untuk menambah armada jika diperlukan. Tahun ini, lima unit bus disiapkan untuk mengantar para pemudik mudik gratis kembali ke kota asal pekerjaan mereka.
“Alhamdulillah, meski baru bisa menyediakan lima bus, Insyaa Allah ke depan bisa kami tambah. Antusiasme masyarakat sangat besar dan kami ingin selalu hadir memberi solusi,” kata Eks Kepala Bapedda dan Litbang Pemkab Tuban ini.
Tercatat, sebanyak 234 orang mengikuti program balik mudik ini. Sebanyak 180 di antaranya menuju Jakarta, sementara sisanya berangkat ke Surabaya dan Malang.

Mereka berasal dari berbagai penjuru wilayah Tuban yang pulang kampung untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga tercinta. Program ini disambut antusias oleh warga. Salah satunya adalah Rina, seorang pemudik asal Jenu yang akan kembali ke Jakarta bersama dua anaknya.
“Alhamdulillah, senang sekali ada fasilitas seperti ini. Kami bisa pulang ke Jakarta tanpa biaya besar dan tidak perlu rebutan tiket. Semoga pemkab selalu memperhatikan warganya,” ucap Rina sembari menggendong anak bungsunya.
Pelepasan para pemudik berlangsung hangat. Tangis dan pelukan mewarnai perpisahan singkat di halaman kantor Pemkab Tuban.
Tapi, di balik itu, terselip harapan besar semoga perjalanan mereka aman, lancar, dan tahun depan program ini kembali hadir—mungkin dengan lebih banyak bus dan lebih banyak senyum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati







