• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
HSN 2025.

Upacara HSN 2025 di Ponpes Nurul Islam Mojokerto. (Foto: Hanif Nanda/Tugu Jatim)

Pesan Wakil Syuriah PCNU Kabupaten Mojokerto saat Upacara HSN 2025

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 dilakukan serentak di berbagai tempat, salah satunya Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) di Tunggalpager, Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (22/10/2025). Menariknya, selain upacara HSN 2025, terdapat pertunjukan drama kolosal yang menampilkan perjuangan santri saat melawan penjajah.

Dalam upacara HSN 2025 ini, terlihat ratusan santri mengikuti seluruh rangkaian acara dengan khidmat. Sementara upacara dipimpin langsung oleh pengasuh Ponpes Nurul Islam sekaligus Wakil Syuriah PCNU Kabupaten Mojokerto Dr KH Ahmad Siddiq.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Baca Juga: Wajib Nonton! Rekomendasi Film Peringatan Hari Santri Nasional

Saat menyampaikan amanat upacara, KH Ahmad Siddiq menjelaskan bahwa peringatan HSN 2025 bukan hanya berfungsi sebagai upacara tahunan. Momen HSN merupakan momen penting mengenang kembali peran besar ulama dan santri terutama terkait sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

“NKRI berdiri tidak lepas dari peran ulama, santri, kiai, serta pondok pesantren. Sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini, pondok pesantren dan santri menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah bangsa Indonesia. Santri bukan saksi, tapi pelaku utama menyalakan semangat kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI,” urainya.

Kontribusi Besar Ponpes Bentuk Karakter Santri

KH Ahmad Siddiq turut menekankan, pondok pesantren berkontribusi besar membentuk karakter religius, berakhlakul karimah, serta nasionalis dari bangsa Indonesia. Sistem pendidikan dari pondok pesantren yang berlandaskan nilai-nilai Islam membuat pesantren mencetak generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, namun juga matang spiritual dan kuat menghadapi perubahan zaman.

“Momen HSN ini mari kita jadikan perenungan sebagai santri yang bertekad melanjutkan warisan ulama. Kita pikul tanggung jawab itu sebagai pewaris menuju kejayaan NKRI yang bermartabat dan berdaulat,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober mengacu pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015. Keputusan ini diteken sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar kalangan santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Mojokerto hari iniKabupaten Mojokerto hari iniMojokertoPondok Pesantren Nurul Islam Mojokerto
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Mahasiswi Jember.

Penanganan Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember Lambat, Kades Setempat Diperiksa Inspektorat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID