• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
demo petani jeruk

Petani jeruk asal Desa Selorejo, Kabupaten Malang mendatangi pendopo Kabupaten Malang, Kamis (19/8/2020). (Foto: Rizal Adhi)

Tak Kunjung Usai, Petani Jeruk di Malang Demo Pendopo Kabupaten Malang

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Polemik petani jeruk di Desa Selorejo belum juga usai dan semakin meruncing. Pagi tadi (19/8/2020) pukul 09.00 WIB, ratusan petani jeruk tersebut berdemo di depan Pendopo Pringgitan Kabupaten Malang untuk berkeluh-kesah kepada Bupati Malang, Muhammad Sanusi.

“Kemarin ke desa sudah tidak ada yang menanggapi, kami tunggu seharian gak kuncul. Jadi, kami punya niatan untuk kemari buat minta pertolongan dari Pak Bupati,” ungkap Ketua Kelompok Tani Sumberrejeki Desa Selorejo, Purwati pada Rabu (19/08/2020).

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Sayangnya, Bupati Malang tidak ada ditempat selama para petani melakukan orasi. “Sekarang hari ini Pak Bupati tidak ada karena ada acara, sehingga kita kita diundang ke Kantor Sekda (Sekretaris Daerah) hari Senin jam 09.00 WIB atau 09.30 WIB,” bebernya.

“Nanti saya bersama semua warga akan datang, kami sekarang harus sama-sama. Karena sudah 8 bulan kami dibohongi, bukannya tidak petcata sama pemerintah, tapi kenyataannya selama 8 bulan ini tidak ada apa-apanya,” sambungnya.

Dalam mediasi nanti, Purwati mengatakan akan mengungkapkan semua keluh kesahnya Pada Sekda dan Bupati Malang.

“Nanti hari Senin kita tetap sama bakal mediasi minta ganti rugi kalau bisa ya tetap menyewa. Karena warga yang menanam buah jeruk, tapi harapannya ya tetap bisa menyewa,” terangnya.

Purwati juga menegaskan jika dirinya tidak menolak adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dewarejo Desa Selorejo.

“Kami tidak menolak adanya BUMDes, kami sangat setuju adanya BUMDes, asalkan tetap warga yang merawat jadi warga mengambil pupuk di BUMDes dan setor jeruknya di BUMDes,” tegasnya.

Dengan begitu baik BUMDes Dewarejo maupun Kelompok Tani Sumberrejeki bisa mendapatkan untuk bersama-sama.

Kepala Desa Susah Dicari

Namun, setiap kali ingin dikonfirmasi terkait kasus petani jeruk tersebut, Kepala Desa Selorejo, Bambang Suponyono, selalu berhasil menghilang.

“Warga nyari-nyari Pak Kepala Desa tidak ada dan ditelpon juga tidak bisa,” keluhnya.

“Bahkan kemarin ada intel dari Polres datang buat telepon Pak Lurah juga tidak bisa. Dia datang ke saya buat minta nomor telepon Pak Lurah, lha saya aja gak pernah dihubungi ya gak punya,” ucapnya.

Aksi damai yang dilakukan para petani ini lantaran Camat Dau juga terkesan angkat tangan pada permasalahan ini. “Pak Camat juga kami sudah datang 3 kali tapi tidak ada respon,” ujarnya.

Terakhir, Purwati mengatakan jika mediasi hari Senin nanti Lurah Selorejo hadir, ia ingin menanyakan maksudnya selama ini. Karena ia beranggapan jika banyak petani yang sewanya belum habis tapi dilanggar hak-haknya.

“Kan yang menyewa tahun 2019 habisnya Desember 2020, bahkan ada yang menyewa dari 2020 harusnya habis 2021 tapi kenapa dari April 2020 sudah memetik jeruk warga. Kan tidak berhak itu milik warga, saya hanya ingin tahu maksud Pak Lurah,” tutupnya.

Dalam aksi damai tersebut, berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan makan bersama di depan Pendopo Pringgitan Kabupaten Malang.

Bahkan, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga ikut dipersilahkan makan bersama.

 

Reporter: Rizal Adhi Pratama
Editor: Gigih Mazda

Tags: berita malangberita Malang hari iniBupati MalangKabupaten MalangMalangPemkab Malangpolemik petani jerukSanusi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
petani jeruk

Bupati Malang Lempar Kasus Petani Jeruk ke Sekda dan Tim Hukum

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID