Petani Korban Kecelakaan di Tuban Akhirnya Meninggal Dunia - Tugujatim.id

Petani Korban Kecelakaan di Tuban Akhirnya Meninggal Dunia

  • Bagikan
Tangkapan layar video CCTV, sesaat sebelum laka maut terjadi. (Foto: Dokumen)

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang petani yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Tuban-Merakurak, Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Rabu (28/4/2021) kemarin akhirnya dinyatakan meninggal dunia, Kamis (29/4/2021).

Legimin (65), warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban tersebut mengalami luka parah di bagian kepalanya dan sempat mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit hingga akhirnya dinyatakan meninggal saat menjalani perawatan.

Hal tersebut dibenarkan Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulitsyo saat dikonfirmasi Tugu Jatim lewat pesan singkat .

Anggota jajaran Satlantas Polres Tuban ketika melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa kecelakaan di Merakura, Rabu (28/4/2021). (Foto: Humas Polres Tuban)
Anggota jajaran Satlantas Polres Tuban ketika melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa kecelakaan di Merakura, Rabu (28/4/2021). (Foto: Humas Polres Tuban)

“Betul mas, korban telah meninggal dunai saat dirawat dirumah sakit,” ujar Ipda Eko Sulitsyo, Kamis (29/4/2021).

Kini korban telah diserahkan pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Sementara barang bukti lainnya masih diamanakan di Mapolres Tuban untuk penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang diterima Tugu Jatim, lewat rekaman CCTV kecelakaan maut itu terjadi saat korban mengendarai motor bernopol S-4266-ES berjalan dari timur ke barat. Saat di lokasi kejadian, korban tanpa melihat kondisi lalu lintas di belakangnya langsung menyeberang ke kanan. Tak pelak, searah di belakang kendaraan korban, melaju motor bernopol S-2554-HA yang dikendarai Budiono. Kecelakaan pun akhirnya tak terhindarkan.

Polisi Imbau Warga Selalu Pakai Helm saat Berkendara

Tak hanya itu, diketahui saat berkendara, korban tidak menggunakan alat pelindung kepala atau helm, melainkan hanya mengenakan kopyah berwarna putih.

Untuk itu, Ipda Eko Sulitsyo mengimbau kepada pengendara motor roda dua maupun roda tiga untuk selalu menggunakan helm berstandar Indonesia. baik jarak jauh, maupun dekat demi keselamatan dalam berkendara.

“Betul mas, harapan saya saat mengendarai kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 3 wajib selalu menggunakan helm. Karena helm adalah alat pelindung yang vital,” pesannya.

Kecelakaan Motor di Tuban, Petani asal Desa Sumurgung Alami Cedera Otak

  • Bagikan