• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
10 karmel

Photo Story: Ketika Biarawati Berserah Diri pada Tuhan di Pertapaan Karmel

Redaksi by Redaksi
7 years ago
in Featured, News, Pilihan Redaksi, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter
1 karmel
Seorang biarawati telah bersumpah untuk mengabdikan diri pada Tuhan mereka. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)

Tugujatim.id, Malang – Setiap jam 12 siang, perempuan berjubah cokelat menuju bangunan kecil untuk menarik tali lonceng sebagai penanda waktu beribadah. Para perempuan ini dikenal sebagai biarawati. Mereka tinggal dalam satu pertapaan, yakni yang bernama Pertapaan Karmel.

Lokasinya berada di timur Kota Malang, Jawa Timur. Mereka mengabdikan diri dan hidupnya untuk Tuhan mereka. Tak tergoda dengan gemerlapnya dunia, mereka memilih jalan terang mereka sendiri dengan menjadi pelayan Tuhan-nya.

You might also like

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

19/07/2026 10:00 AM
Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM

Meninggalkan segala bentuk keduniawian, hidup dalam kesederhanaan. Hanya Jubah berwarna cokelat, pakaian yang mereka kenakan sehari-hari. Meninggalkan segala barang pribadi yang mereka miliki, apapun itu.

2 karmel
MENARA: Tampak salib menjulang dari sebuah menara di Pertapaan Karmel, Malang. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)

Untuk menjadi biarawati, bukanlah perjalanan yang singkat. Setidaknya membutuhkan waktu selama 7 hingga 9 tahun agar bisa menjadi pelayan Tuhan seutuhnya. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh suster Petra, biarawati yang tinggal di pertapaan ini.

Dia menceritakan, proses ini diawali dari kesadaran diri dengan mendaftarkan sebagai biarawati. Mereka kemudian harus menjalani kehidupan di pertapaan. Berdoa, melayani umat dan bebera kegiatan lain mereka lakoni.

3 karmel
Menjadi biarawati harus menjalani proses waktu yang panjang. Yakni sekitar 7-9 tahun. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)

Setelah melewati proses itu, barulah mereka akan diikat oleh sebuah cincin, sebagai penanda bahwa mereka telah menjadi biarawati sepenuhnya.

Sebelum mendapatkan cincin, yang menandakan mereka sudah terikat dengan gereja, mereka masih diberi kesempatan untuk memantapkan diri, yakni apakah tetap memilih sebagai biarawati atau kembali ke keluarga.

Sebagian besar dari mereka memilih kesederhanaan menjadi biarawati. Hidup di pertapaan layaknya orang yang telah menikah. Mereka mengibaratkan pemberian cincin sama dengan pengikat hubungan dalam suatu pernikahan. ini juga sebagai penanda jika mereka harus setia, taat, patuh terhadap aturan gereja dan juga tidak menikah lagi.

4 karmel
Seorang biarawati membunyikan lonceng tanda waktu untuk beribadah. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
5 karmel
YESUS dan BUNDA MARIA: Para biarawati ini mengabdikan dan menyerahkan diri pada Tuhan mereka dengan legawa dan ikhlas. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
6 karmel
Seorang biarawati masuk ke dalam kapel di Pertapaan Karmel, Malang. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
7 karmel
BERSAMA UMAT: Tampak seorang biarawati menyapa ramah, bertegur sapa dengan jemaat. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
8 karmel
CINCIN IKATAN: Mereka mengibaratkan pemberian cincin sama dengan pengikat hubungan dalam suatu pernikahan. Ini juga sebagai penanda jika mereka harus setia, taat, patuh terhadap aturan gereja dan juga tidak menikah lagi. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
9 karmel
JALAN TERANG: Menjadi biarawati membutuhkan proses. Ini merupakan perjalanan menuju pengabdian pada Tuhan dan jalan yang terang. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
10 karmel 1
BERSIMPUH: Pada Tuhan Yesus biarawati tampak bersimpuh dan berserah diri. (Foto: Bayu Eka Novanta/Tugumalang.id)
Tags: biarawatiGerejaKatolikKristenMalangPertapaan KarmelPhoto Story
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Next Post
Dua Rumah di Malang Hancur Tertimpa Longsoran Taman Bermain

Dua Rumah di Malang Hancur Tertimpa Longsoran Taman Bermain

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID