PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mendapat gelar Warga Kehormatan Suku Tengger saat Yadna Kasada 2024, Jumat (21/06/2024). Upacara adat tahunan Suku Tengger Yadna Kasada berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu (21-22/06/2024) di kawasan Gunung Bromo. Namun, Gunung Bromo ditutup hingga Senin (24/06/2024).
Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger disematkan kepada Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono dengan pengalungan selendang kuning oleh Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) Bambang Suprato.
“Secara pribadi, saya merasa terhormat dan berterima kasih kepada pemangku adat, khususnya sesepuh Tengger,” kata Adhy Karyono, Jumat (21/06/2024).
Bagi Suku Tengger, gelar Warga Kehormatan ini disematkan kepada Adhy Karyono karena berkomitmen kepada pemerintah dalam memberikan kesetaraan masyarakat Suku Tengger. Namun, Adhy mengungkapkan, masalah yang dihadapi oleh Suku Tengger saat ini adalah air.
“Kami dengar persoalan di sini adalah air. Saya akan berkoordinasi dengan kepala Bappeda Jatim segera merencanakan untuk mengatasi,” katanya.
Sebagai salah satu masyarakat adat di Jawa Timur, pemerintah memiliki peran penting dalam menjaga kearifan lokal dan melestarikan kebudayaan Suku Tengger.
“Adat istiadat dan kearifan lokal yang dimiliki Suku Tengger luar biasa. Karena itu, kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat dengan baik,” tuturnya.
Tidak hanya menjadi praktik pluralisme, upacara Yadna Kasada juga menjadi pilar bagi peningkatan pariwisata di Jawa Timur. Sebab, Yadna Kasada selalu digelar di kawasan Gunung Bromo.
“Tahun ini pertama kali digelar di rest area Seruni Point. Kami berhadap dapat menjadi momen untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” katanya.
Baca Juga: Naik Lipat Tiga, Pemkot Surabaya Klaim Penumpang Suroboyo Bus Meningkat Drastis
Bagi dia, peningkatan pariwisata di Jawa Timur khususnya di wilayah Suku Tengger turut menunjang peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Namun, Pemprov Jatim juga menegaskan bahwa wisatawan juga wajib menghormati pelaksanaan Yadna Kasada 2024.
“Bagi masyarakat khususnya wisatawan, kami mengimbau untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya untuk perayaan Yadna Kasada,” ujarnya.
Sementara itu, Tokoh Masyarakat Tengger Supoyo mengapresiasi dukungan yang diberikan pemerintah untuk masyarakat kawasan Suku Tengger.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah kota hingga provinsi yang turut mendukung kegiatan masyarakat adat selama ini. Predikat yang luar biasa ini kali pertama kami adakan pengukuhan di Rest Area Seruni. Semoga yang menerima sukses,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








