Kota Malang, Tugujatim – Perum Jasa Tirta (PJT) I bakal diboyong oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengelola sumber daya air yang ada di Ibukota Negara (IKN). Hal itu disampaikan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono saat menghadiri acara ulang tahun PJT I ke-34 di Hotel Grand Mercure Malang pada Senin (19/02/24).
Basuki membeberkan jika saat ini pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR tengah berproses dalam prasarana pengelolaan sumber daya air di ibukota baru Indonesia itu.
Oleh karenanya, dimungkinkan pengelolaan untuk sumber daya air tersebut dipegang oleh kelembagaan pemerintah salah satunya PJT I.
“Memungkinkan untuk kita bawa ke sana (PJT I). Ini kita baru membuat prasarananya. Nanti pasti akan ada pengelolaan kelembagaan, nanti akan kita pikirkan, ” ungkap Basuki di hadapan awak media.
Baca juga : PJT I dan PNM Tanam 5.750 Bibit Pohon di Brantas Hulu Malang
Lebih lanjut, menteri multi talenta ini mengatakan selaras dengan tema ulang tahun PJT I, transformasi perlu dilakukan, salah satunya untuk pengelolaan sumber daya air, sehingga tak hanya mengelola sumber daya melalui sungai Brantas saja.
“Tak hanya aliran wilayah sungai Brantas namun juga di wilayah kerja daerah lain, seperti di (danau) Toba dan juga wilayah lainnya (termasuk IKN), ” tambah Basuki.
Basuki juga berpesan agar PJT I mampu mengetahui lebih dalam tentang kebutuhan masyarakat. Sebab tak hanya PLN saja sebagai penyuplai listrik untuk masyarakat namun juga kebutuhan air minum dan juga air bersih untuk kebutuhan pokok masyarakat.
“Harus fokus untuk pelayanan kepada masyarakat, ” tutupnya.








