• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PKL Alun-Alun dan Wisata Sunan Bonang

Perwakilan PKL Alun-Alun dan Wisata Sunan Bonang mengadu ke Komisi III DPRD Kabupaten Tuban. foto Rochim

Tak Lagi Bisa Berjualan, PKL Alun-Alun dan Wisata Sunan Bonang Mengadu ke DPRD Tuban

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – PKL Alun-Alun dan Wisata Sunan Bonang mengadu mendatangi Gedung DPRD Tuban, Kamis (24/4/2025) sore. Para Pedagang Kaki Lima mengadukan nasibnya yang tidak kunjung jelas usai dilarang berjualan pasca revitalisasi trotoar yang kini steril dari aktivitas niaga.

“Kami bukan menolak kebijakan, hanya meminta ruang. Kami ingin tetap bisa mencari nafkah di tempat yang sudah bertahun-tahun jadi tumpuan hidup,” ucap Iswan Efendi, Ketua Paguyuban PKL Portal Trotoar Utara Museum Kambang Putih, di hadapan anggota Komisi III DPRD Tuban, Kamis (24/4/2025) sore.

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

Keluhan serupa juga datang dari Farid Indra, anggota Paguyuban PKL Pelataran Gapura Sunan Bonang. Sebagai warga asli Kutorejo yang tinggal tak jauh dari lokasi, ia merasa seperti diusir dari halaman rumah sendiri.

“Rumah kami dekat situ. Lha terus kami harus berjualan di mana? Kami ini warga lokal, bukan pendatang. Kok malah seperti didepak,” ungkapnya dengan nada getir.

pkl tuban 1

Para pedagang tak mempersoalkan jika harus membayar retribusi atau menyesuaikan aturan baru. Namun ia berharap, lokasi berjualan tidak terlalu jauh dari titik lama dekat wisata religi Makam Sunan Bonang, karena mayoritas dagangan mereka berupa aksesori khas peziarah

Farid menyebut, sejak trotoar dibangun dan larangan berjualan diberlakukan, banyak pedagang kelimpungan. “Kami nggak punya penghasilan selama berbulan-bulan. Modal pun sebagian besar hasil pinjaman. Sekarang barang-barang kami nganggur, kami juga,” katanya lirih.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopundag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengaku sudah menawarkan tiga alternatif lokasi relokasi kepada para PKL, yakni halaman Mall Pelayanan Publik (MPP), area parkir Pasar Baru pada malam hari, dan jalan bekas stasiun. Namun, tak semuanya cocok dengan karakter barang dagangan PKL yang spesifik.

BACA JUGA: Kuliner Daun Pisang: Rekomendasi Warung Pecel Pincuk Terlezat di Tuban yang Bikin Nagih!

“Kita ini sedang berhadapan dengan zaman yang berubah. Kalau tetap mempertahankan model lama, ya memang akan sulit bersaing,” ujar Agus sembari menyarankan agar PKL berani mengubah jenis dagangan.

Mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tuban ini mencontohkan lokasi di depan Pasar Baru yang kini mulai ramai pada malam hari. “Bisa kok jualan makanan. Nggak harus masak sendiri. Bisa pesan ke penyedia, tinggal panasi. Yang penting niatnya dagang,” tambahnya.

Ketua Komisi III DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo, menyebut tuntutan PKL cukup masuk akal. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga estetika kawasan kota, terutama di wilayah pusat yang kini menjadi wajah Tuban. “Kami paham keresahan PKL. Tapi juga harus diakui, penataan kota itu penting. Harus ada keseimbangan antara keindahan dan kelangsungan ekonomi warga,” jelas Tulus.

BACA JUGA: Langkah 2025, DPRD dan Pemkab Tuban Ketok Palu 3 Raperda Baru

Ia menegaskan, solusi harus dicari. “Kalau pun direlokasi, ya harus dicatat dan dipastikan semua PKL aktif ini dapat tempat baru. Jangan sampai mereka kehilangan mata pencaharian,” tegasnya.

Menurut Tulus, relokasi bisa dievaluasi secara berkala. Bahkan, ia menyebut waktu tiga bulan cukup untuk melihat apakah skema baru bisa berjalan atau perlu revisi. “Selama Bupati bersedia mengevaluasi, prosesnya bisa dipercepat. Yang penting jangan ada yang dikorbankan,” ujarnya.

Polisitikua Senior PDI Perjuangan ini menutup dengan penegasan bahwa PKL bukan sekadar pedagang kecil di pinggir jalan, tapi bagian dari nadi ekonomi lokal. “Mereka ini punggung ekonomi rakyat. Jangan sampai wajah kota bersih, tapi perut rakyat kosong,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanDPRD TubanKabupaten TubanPemkab TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
Tempat ngopi Ponorogo malam.

Cari Tempat Ngopi Malam di Ponorogo? Ini Pilihannya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID