JEMBER, Tugujatim.id – Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember (PMI Jember) menugaskan sepasang relawannya, Imron Syafi’i bersama Sholihin, menuju wilayah terdampak musibah atau bencana alam di Sumatera Barat.
Kedua relawan itu berangkat pada Selasa (2/12/2025). Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah, pasangan relawan ini bakal menyatu dengan 15 personel lain yang didatangkan dari sepuluh cabang PMI se-Jawa Timur.
“Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Surabaya, Malang, Sidoarjo, Pasuruan, Nganjuk, Blitar, Kediri, Banyuwangi, Magetan hingga Ponorogo,” terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (3/12/2025).
Sementara itu, Sekretaris PMI Jember, Ghufron Eviyan Efendi, mengungkapkan bahwa Imron telah menjadi bagian organisasi sejak 2010 dengan spesialisasi di bidang pengelolaan logistik dan mengemudi kendaraan.
Adapun Sholihin tercatat bergabung tiga tahun kemudian pada 2013 dengan kemampuan mencakup manajemen logistik, operasional dapur lapangan, serta mengemudi.
“Penunjukan kedua personel ini merupakan hasil musyawarah bersama PMI tingkat provinsi Jawa Timur dan kantor pusat,” jelasnya.
Ghufron menambahkan, kedua tenaga lapangan tersebut telah menjalani serangkaian pembekalan standar kepalangmerahan dan dilengkapi jaminan perlindungan dari BPJS bidang Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.
“Mereka sudah mengikuti pelatihan lengkap dan mendapat perlindungan asuransi kesehatan serta ketenagakerjaan,” tuturnya.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa BNPB melaporkan per Rabu (3/12/2025), dampak bencana alam melanda tiga provinsi di Sumatra, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, mengenai sekitar 3,3 juta penduduk.
Korban jiwa tercatat 753 orang meninggal, 650 orang belum ditemukan, dan sekitar 2.600 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, warga yang mengungsi tersebar di ketiga wilayah, Sumatra Utara mencapai 538.800 jiwa, Sumatra Barat 106.200 jiwa, dan Aceh menjadi yang terbanyak dengan 1,5 juta jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








