MALANG, Tugujatim.id – Kabarnya Siti Khotimah, 40, pekerja migran Indonesia (PMI) sekaligus warga Desa Palaan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jatim, ini tewas jadi korban kebakaran di apartemen Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hongkong. PMI Ngajum ini mengalami kejadian nahas pada Rabu (26/11/2025).
Sebelum ditemukan tewas, awalnya Siti mulai bekerja di Hongkong sejak 2019. Dia belum pernah pulang ke Indonesia hingga saat ini. Padahal, dia rencananya cuti untuk pulang kampung pada Maret 2026.
Baca Juga: PMI Dampit Korban Tewas Kebakaran Apartemen di Hongkong, Ini Kata Disnaker Kabupaten Malang
Sutiono, suami Siti, mengungkapkan, istrinya sudah membeli tiket pesawat untuk pulang kampung. Bahkan, dia mengatakan, sebagian bajunya telah dikirimkan ke Indonesia.
“Dia rencana mau cuti dan mengurus visa,” ujar Sutiono saat ditemui di rumah duka, Senin (01/12/2025).
Dia mengungkapkan, istrinya kerja sebagai caregiver atau perawat lansia di Hongkong. Sejak enam tahun lalu, Siti telah kerja untuk tiga orang majikan.
Perempuan kelahiran 1985 tersebut meninggalkan dua anak yang masih berstatus pelajar. Anak pertamanya duduk di kelas 2 SMA dan anak bungsunya masih kelas 5 SD.
Suami Sempat Telepon Korban sebelum Kebakaran
Sebelum kebakaran, Siti sempat menelepon Sutiono. Mereka mengobrol biasa selama beberapa menit.
Tiba-tiba teleponnya terhenti dan Siti tidak bisa dihubungi lagi. Sutiono mencoba kembali menelepon istrinya keesokanharinya. Tapi, tidak ada yang mengangkat panggilannya.
Saat membuka media sosial, Sutiono mengetahui adanya kebakaran di area tempat Siti bekerja. Dia menghubungi agensi yang menaungi Siti.
“Ternyata benar, ada musibah di sana,” kata Sutiono.

Sutiono ditelepon Konsulat Jenderal RI (KJRI) Hongkong pada Sabtu siang (29/11/2025). Mereka mengabarkan Siti telah meninggal dunia karena kebakaran. Namun, dia belum mendapat informasi kapan jenazah istrinya akan dipulangkan.
“Semoga jenazah istri saya bisa segera dipulangkan,” tutup Sutiono.
Kebakaran kompleks apartemen Wang Fuk Court terjadi pada Rabu siang (26/11/2025). Berdasarkan laporan, sebanyak 146 orang tewas dan 79 orang luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








