• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Desa Kebotohan. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Warga Desa Kebotohan, Kabupaten Pasuruan, ini mengembalikan beras bantuan BPNT ke rumah kepala desa pada Senin (07/03/2022). (Foto: Dokumen)

Polemik Kepala Desa Kebotohan Pasuruan Paksa KPM Habiskan Dana BPNT di Agen Pilihannya, Ini Respons Dinas Sosial

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Polemik warga Desa Kebotohan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang ramai-ramai mengembalikan beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke rumah kades ditanggapi oleh Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan. Selain mengeluhkan kualitas beras yang buruk, warga Desa Kebotohan juga merasa keberatan jika harus disuruh menghabiskan seluruh uangnya untuk beli beras dan telur di agen-agen pilihan dari kepala desa.

Menurut Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Wahono Adji, pihak kepala desa maupun aparat desa tidak diperbolehkan mengarahkan apalagi memaksa keluarga penerima manfaat (KPM) membelanjakan dana BPNT untuk beli sembako di agen tertentu.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Warga nggak boleh diarahkan buat beli sembako. Mereka bebas mau beli sembako di E-warung atau di tetangganya juga boleh,” ujar Wahono saat dikonfirmasi Senin (07/03/2022).

Selain diarahkan membeli ke agen pilihan oleh kepala desa, warga Desa Kebotohan juga diharuskan menghabiskan dana BPNT senilai Rp600.000 dalam sekali pembelian sembako.

Menurut Rahmadiah, salah satu warga Desa Kebotohan, dari agen yang ditunjuk kepala desa, tiap warga mendapatkan 2 karung beras seberat 25 kilogram per karung ditambah dua kilogram telur.

“Katanya kalau nggak beli di agen yang dipilih kades, nanti bisa-bisa gak dapat bantuan lagi,” keluh Rahmadiah.

Padahal menurut Wahono, sesuai aturan seharusnya warga tidak dipaksa menghabiskan dana BPNT dalam sekali pembelian. Mereka diberi kebebasan untuk membelanjakan sembako sesuai kebutuhan masing-masing KPM.

“Fungsi bantuan BPNT ini kan menunjang gizi masyarakat. Artinya, beli ya sesuai kebutuhan tiap KPM. Dikira-kira misalnya kalau dipakai beli beras 50 kilo nantinya habis apa tidak,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, warga juga diwajibkan untuk menyertakan struk setiap melakukan transaksi pembelian sembako. Tujuannya agar dana BPNT tidak disalahgunakan warga untuk membeli kebutuhan lain selain sembako.

“Memang kalau aturannya belum ada sanksi kalau ketahuan dipakai untuk kebutuhan selain beli sembako. Untuk kebutuhan lainnya kan warga bisa memanfaatkan berbagai program bansos lain, misal PKH, terus ada bantuan khusus anak sekolah, lansia, bahkan sampai balita, ” pungkasnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bantuan BPNTDesa KebotohanDesa Kebotohan PasuruanKabupaten PasuruanKasus dana BPNTKasus dana BPNT di PasuruanPolemik bantuan BPNT di PasuruanWarga Desa Kebotohan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kelangkaan minyak goreng.(Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Miris Provinsi Jatim Miliki 6 Pabrik dan 5 Distributor, Kabupaten Tuban Masih Alami Kelangkaan Minyak Goreng

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID