JEMBER, Tugujatim.id – Polres Jember bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan disaksikan secara langsung oleh Wakil Bupati Jember, KH. M. Balya Firjaun Barlaman atau dikenal dengan sapaan Gus Firjaun, memusnahkan barang bukti dari hasil Operasi Pekat 2024.
Pemusnahan barang bukti berlangsung setelah pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024 di Halaman Satlantas Polres Jember, Rabu (03/04/2024). Setidaknya, barang bukti yang berhasil dikumpulkan berupa minuman keras (miras) narkotika, obat keras berbahaya (okerbaya) lainnya, serta knalpot brong yang tidak sesuai standar.

“Pemusnahan barang bukti hasil dari Operasi Pekat yang dilaksanakan oleh Polres Jember. Ada setidaknya 5.000 botol minuman keras berbagai merk, kemudian ada 700 gram sabu-sabu, satu setengah kilogram ganja, dan juga 50 buah knalpot tidak sesuai standar,” ujar Kapolres Jember AKBP Bayu Gubunagi SH SIK MSi saat memberikan keterangan di depan awak media.
Baca Juga: Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2024, Polres Jember Siapkan 600 Personel saat Perayaan Lebaran
Barang bukti yang didapat tersebut, dia mengatakan, merupakan upaya Polres Jember dalam menciptakan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) saat bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri di Kabupaten Jember.
“Ini semua kami lakukan dalam rangka cipta kondisi untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Jember di dalam pelaksanaan ibadah Ramadan dan Lebaran 2024,” jelas Bayu.

Selain itu, Polres Jember telah mempersiapkan segala kemungkinan yang dapat terjadi dalam perayaan mudik Lebaran 2024. Hal tersebut dilakukan dengan meletakkan berbagai wilayah di Kabupaten Jember, yang berpotensi mengalami berbagai kendala, seperti bencana, kemacetan lalu lintas, hingga rawan kecelakaan.
“Ada beberapa titik rawan yang sudah kami petakan, mulai dari rawan macet, rawan kecelakaan, rawan bencana, tentunya titik-titik tersebut menjadi fokus perhatian kami dan juga kami telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dengan berbagai stakeholder,” jelas Bayu.
Setelah melakukan koordinasi bersama pihak terkait, nantinya Polres Jember akan berkoordinasi secara intensif melalui daring untuk memberikan respons dengan segera jika terjadi kendala atau gangguan lalu lintas selama perayaan mudik Lebaran.

“Kami sudah membagi tugas dan kami juga sudah berkoordinasi melalui grup WhatsApp yang kami siapkan sehingga ketika ada kejadian-kejadian, baik yang sifatnya gangguan lalu lintas maupun bencana alam, bisa direspons dengan segera,” tegas Bayu.
Gus Firjaun juga menyampaikan dukungannya kepada jajaran Polres Jember yang telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat 2024 dan mendapatkan berbagai macam barang bukti, yang telah dimusnahkan. Melihat penggunaan dari bukti-bukti yang ditemukan tersebut, selain dapat mengganggu lingkungan masyarakat, juga dapat berdampak pada kerusakan akal masyarakat.
“Juga kami tadi pemusnahan barang bukti, narkoba, miras, dan sebagainya. Kami sangat mendukung agar penyakit masyarakat di lingkungan Jember ini. Itu yang berawal dari merusak akal, di mana akal ini adalah penuntun kebaikan, ketika akal ini dirusak, maka orang itu tidak akan ada kebaikannya,” jelas Gus Firjaun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








