MALANG, Tugujatim.id – Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang mengukir prestasi moncer dengan sukses menyabet penghargaan hibah Inovasi Belajar (Inobel).
Untuk diketahui, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan program Inobel. Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU Malang pada 2024 ini menjadi kali ketiga secara berturut-turut menerima penghargaan.
Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU Malang tahun ini mengembangkan inovasi media pembelajaran bagi anak-anak disabilitas atau berkebutuhan khusus.
Kepala Prodi (Kaprodi) Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU Malang Rizki Agung menuturkan, kompetisi hibah Inobel 2024 ini pihaknya memang fokus pada pengembangan media pembelajaran untuk anak-anak disabiltas. Dia mengatakan, ingin melalui inovasi yang dikembangkan oleh UIBU Malang dapat membuat anak-anak disabilitas terbantu dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar.
“Kami tahun ini dapat Inobel. Saya mewakili kampus (UIBU Malang) mengajukan diri mengikuti kompetisi terkait hibah itu. Kami tahun ini mendapatkan Inobel ingin membuat sebuah inovasi agar disabilitas lebih mudah belajar, tertarik belajar, hingga meningkatkan semangat mereka untuk belajar,” ungkap Rizki Agung.
Dia menilai, anak disabilitas memiliki karakteristik khusus sehingga dibutuhkan sebuah media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya. Berangkat dari masalah itu, Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU Malang mengembangkan inovasi media pembelajaran yang mempermudah anak-anak disabilitas mengikuti kegiatan belajar.
“Kami tahu bahwa anak-anak disabilitas itu butuh penanganan khusus dan butuh sebuah terobosan pembelajaran yang membuat mereka lebih tertarik untuk belajar. Jadi kami tawarkan inovasi pembelajaran yang mempermudah mereka untuk tertarik belajar,” jelasnya.
Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosilogi UIBU aktif membuat sejumlah inovasi dalam berperan serta meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.
Kampus UIBU Malang telah lebih dulu melakukan pengembangan Pembelajaran Digital Kolaborasi (PDK). Kemudian di tahun kedua, mereka mengembangkan Kurikulum Kampus Merdeka dan selalu sukses menyabet penghargaan hibah Inobel dalam tiga tahun terakhir.
Dia mengatakan, semangat untuk terus memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat serta pengembangan keilmuan. Rizki Agung mengakui ini sebagai pelecut sekaligus motivasi bagi Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi UIBU Malang untuk terus berinovasi.
“Kalau tipsnya adalah semangat untuk membantu pengembangan keilmuan dan tidak pelit ilmu kepada masyarakat,” tutur Rizki Agung.
UIBU pun jadi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) unggulan di Kota Malang. Sejak 1984, dunia pendidikan Indonesia tidak asing dengan nama IKIP Budi Utomo. IKIP Budi Utomo siap menyongsong masa depan dengan bertransformasi menjadi Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) dengan fondasi yang kuat dan atas dasar kemanfaatan.
Kini UIBU memiliki tiga fakultas yakni Fakultas Eksakta dan Keolahragaan (FEK), Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH), dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Fakultas FEK UIBU memiliki Prodi Magister (S2) Pendidikan Olahraga, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan, Prodi Pendidikan Biologi.
Fakultas FSH memiliki Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, Prodi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sedangkan Fakultas FST memiliki Prodi Teknik Kimia, Prodi Teknik Mesin, dan Prodi Teknik Elektro.
Informasi lebih lanjut tentang penerimaan mahasiswa baru UIBU tahun akademik 2024-2025 dapat diakses melalui laman https://maba.uibu.ac.id. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Dwi Lindawati








