MALANG, Tugujatim.id – Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Universitas IBU dikenal sebagai prodi jujugan para atlet. Tidak heran, kampus kece yang terletak di Malang, Jawa Timur, ini kerap dinilai sebagai kampus paling bersahabat dengan atlet. Sebagian mahasiswanya adalah atlet-atlet berprestasi dari berbagai bidang.
Level prestasinya bahkan bukan lagi lokal, tapi berlanjut ke nasional hingga internasional. Seperti Saddil Ramdani dan juga para atlet lainnya.
Baca Juga: Uniknya Masjid Ki Buyut Langkay Mojokerto, Menara dan Bangunan Utama Masjid Menyatu
“Keunggulan prodi PJKR sebagai prodi jujugannya para atlet. Nah, atletnya tidak hanya regional tapi nasional, ada juga yang internasional,” kata Kaprodi PJKR Universitas IBU Yulianto Dwi Saputro MSc MPd.
Menurut Yulianto, ada beberapa alasan mengapa Prodi PJKR Universitas IBU kerap disebut demikian. Di antaranya karena sistem perkuliahan yang fleksibel. Penilaian konversi yang mengonversi prestasi mereka ke beberapa mata kuliah (matkul) terkait.
Selain itu, ada sekitar lebih dari 80 dosen tersertifikasi yang siap mengajar dengan profesional dan tentu menggunakan metode-metode pembelajaran menyenangkan.
“Setiap tahun Prodi PJKR bisa menerima sekitar 100 lebih atlet (sebagai mahasiswa baru). Total angkatan terakhir, kemarin (2023) sekitar 608 (mahasiswa),” jelasnya.

Hal ini selaras dengan visi prodi, yakni menjadi program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yang Unggul, Berjati Diri Kebudiutamaan, Bertata Kelola Sehat dengan reputasi internasional.
Prodi PJKR bahkan menerapkan kurikulum dan sistem pembelajaran bernama Kurikulum Merdeka Berkelanjutan. Makna “berkelanjutan” adalah mengemas mata kuliah semenarik mungkin bagi mahasiswa sehingga prestasi dan akademik tetap berjalan beriringan.
Misal ada aktivitas aquatik, sepak bola, futsal, bola voli, bola basket, handball, tenis lapangan, tenis meja, badminton, atletik, beladiri nusantara, senam, dan lain-lainnya.
“Matkul kami mungkin satu-satunya di Indonesia yang ada sport tourism, pramuka, dan e-sport. Mahasiswa belajar dengan dosennya, membedah e-sport seperti apa. Istilahnya nge-game, tapi tentu dengan ada sisi akademiknya,” lanjut dia.
Tidak hanya atlet, Prodi PJKR juga menjadi pilihan utama lulusan SMA dan sederajat untuk menimba ilmu di perguruan tinggi. Sebab, Universitas IBU dikenal banyak mencetak guru hingga pegawai negeri.
“Lulusan utama kami memang (banyak) guru PJOK. Tapi, di prodi ini juga bisa mencetak lulusan selain guru. Misal, pelatih, instruktur, juga entrepreneur. Banyak lulusan kami yang diterima jadi PNS lewat jalur PPPK pada tahun lalu,” ujar Yulianto. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








