• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim PKM-PM Visionary IPB

Sesi Foto Bersama Sasaran program didampingi pihak mitra Herie Syahnilla Putra Siregar di Yayasan Keboen Sastra Bogor (04/05/2024) (Foto: Dok. Visionary)

Program Unik Tim PKM-PM Visionary IPB, Tingkatkan Potensi Keterampilan Anak Jalanan Jadi SDM Unggul

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, ada 23.397 anak jalanan di Indonesia. Terdiri dari 13.191 anak laki-laki dan 10.206 anak perempuan. Kehidupan di jalanan membuat anak-anak berisiko mengalami eksploitasi, kekerasan, dan keterpinggiran sosial.

Mereka terpaksa terlibat dalam profesi sebagai pengemis, pengamen, atau pemulung. Kondisi ini menyebabkan anak jalanan kesulitan mengembangkan keterampilan vokasional.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Melihat permasalahan tersebut, tim program kreativitas mahasiswa bidang pengabdian masyarakat (PKM-PM) IPB University bersama Yayasan Rumah Kreatif Keboen Sastra Bogor membuat program “Visionary”.

Tim PKM-PM Visionary IPB beranggotakan Aida Zaskia Febrianty sebagai ketua tim, Muhamad Rifqi Al-wafi, Supi Ulil Absor dan Siti Nurlani sebagai anggota, serta didampingi oleh Dr. Puji Rianti, S.Si., M.Si.

Adapun tujuan dari program Tim PKM-PM ini adalah untuk meningkatkan potensi keterampilan anak jalanan guna menciptakan sumber daya manusia dengan keterampilan unggul.

“Visionary sesuai dengan artinya, yaitu orang yang memiliki pandangan wawasan ke masa depan. Kami berharap bisa memberikan energi positif bagi anak-anak jalanan agar mereka memiliki visi serta mampu merancang langkah-langkah yang baik untuk mimpi mereka di masa depan,” jelas Aida Zaskia Febrianty.

Faktor-faktor seperti kemiskinan, disintegrasi keluarga, dan kurangnya dukungan sosial menyebabkan anak jalanan kehilangan akses terhadap kesempatan hidup yang adil dan layak. Namun, mereka memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan sepenuhnya.

Dengan pendekatan yang tepat, anak jalanan dapat mengembangkan keterampilan dan bakat mereka untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Program Visionary menggunakan strategi KUPAR (to Know, to Understand, to Plan, to Action, dan to Reflection) dalam meningkatkan keterampilan vokasional anak jalanan. Dimulai dari program “Skill Boost” untuk mengenali dan memahami keterampilan yang dimiliki.

Selanjutnya, anak-anak diajak membuat perencanaan pengembangan keterampilan dan mempraktikkannya dalam program “Reka Rupa”, seperti membuat gantungan kunci, resin art, buket, dan eco printing.

Program penguatan vokasional ini dihadiri oleh 20 orang anak jalanan dengan berbagai usia. Mulai dari usia 12 tahun hingga 18 tahun. Mereka mengikuti setiap tahap kegiatan dengan semangat yang tinggi dan keinginan untuk belajar serta mengembangkan potensi diri.

Program pendidikan anak jalanan ini tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga menanamkan pendidikan karakter seperti kerja sama, kepemimpinan, kesabaran, dan ketelitian.

Selain itu, tim juga memberikan pengetahuan kewirausahaan untuk meningkatkan jiwa wirausaha anak jalanan. Sebagai penutup, akan diadakan pameran hasil karya anak jalanan sebagai bentuk apresiasi dan refleksi diri.

“Saya merasa bangga dan bersyukur dengan adanya program ini yang memiliki tujuan mulia untuk membantu meningkatkan kemampuan anak-anak. Karena ilmu itu penting untuk ditanamkan sejak dini,” ujar Heri Syahnilla Putra Siregar, pemilik Yayasan Keboen Sastra.

Program Visionary merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan potensi anak jalanan. Dengan keterampilan dan karakter yang dimiliki, mereka dapat membangun masa depan yang lebih cerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aida Zaskia Febrianty dan Siti Nurlani

Editor: Imam Abu Hanifah

Tags: pelatihan vokasiPKM-PM IPBprogram anak jalanan
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Diterpa Isu Keretakan KPU, Bawaslu Kabupaten Mojokerto Tegaskan Pengawasan Proses Coklit Tetap Berjalan

Diterpa Isu Keretakan KPU, Bawaslu Mojokerto: Pengawasan Proses Coklit Tetap Jalan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID