• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
dokter bonek

Prof., Dr., Hj., Raden Roro Nanik Setyowati MSi., dilantik menjadi guru besar bidang sosiologi pendidikan oleh UNESA (Foto: Izzatun Najibah/ Tugu Jatim)

Raden Roro ‘Doktor Bonek’ Dikukuhkan Jadi Profesor Unesa

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Raden Roro Nanik Setyowati, perempuan yang memiliki julukan ‘Doktor Bonek’ kini dikukuhkan menjadi guru besar bidang sosiologi pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Pengukuhan gelar Prosefor dilakukan oleh Rektor Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Nurhasan bersama delapan guru besar lainnya pada Selasa kemarin (29/10/2024) di Kampus Lidah Wetan, UNESA Surabaya.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Kecintaannya pada klub sepakbola asal Surabaya, Persebaya membawa Nanik mendapat julukan Doktor Bonek dalam bidang akademisnya. Bahkan dia juga mengambil riset tentang Pendekatan Humanis dalam Mengantisipasi Kekerasan Suporter dalam Sepak Bola (Studi Kasus Suporter Bonek Surabaya).

Menurut perempuan yang berfokus di bidang Sosiologi Pendidikan tersebut, kekerasan antar suporter sepak bola tidak dapat diingkari. Namun, hal yang perlu ditekankan adalah mengelola kekerasan tersebut melalui pendekatan humanis.

“Sebenarnya kekerasan itu akan selalu ada, tapi tidak bisa diingkari, tapi dikelola. Nah, pendekatan yang saya sampaikan adalah pendekatan yang humanis. Jadi, bukan asal ditangkap, diburu, tidak, tapi didekati, itu dengan pendidikan,” katanya.

Menurutnya, nggak heran jika Indonesia yang dikenal sebagai negara yang gila bola. Ketertarikan masyarakat lokal terhadap dunia sepak bola sangatlah tinggi.

Selama mengenal Bonek, perempuan kelahiran 25 Agustus 1967 tersebut juga menyadari jika suporter Persebaya berasal dari banyak kalangan usia dan latar belakang. Sehingga, sikap dan kulturnya pun tidak dapat dibendung.

“Oleh sebab itu, perlu adanya pendekatan humanis dalam menjaga hubungan baik untuk menghindari adanya tindakan kekerasan,” jelasnya.
Sebagai salah satu punggawa Bonek, Nanik pun berpesan kepada para suporter untuk menjaga kondusifitas dan mendukung menciptakan iklim sepak bola yang sehat untuk dapat dinikmati semua kalangan.

“Kan tadi saya katakan, saya dipanggil Doktor Bonek . Kemudian saya bangga menjadi suporter, Bonek. Dan sekarang, saya Profesor Bonek. Saya membawa bonek tahun 2013 ke Korea,” tuturnya.

Dengan nada guraunya, Nanik mengaku sebenarnya ingin menggunakan atribut Bonek saat pengukuhan namun dia mendadak sedih karena dilarang oleh Rektor Nurhasan.

“Saya pakai style ini, saya sebenarnya mau pakai kan syal dari Bonek. Karena saya takut, tapi saya sudah izin sama Pak Cak Hasan tadi. Pak, saya pakai ini ya. Tapi tidak diperkenankan. Saya kan ingin berbeda sendiri,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Izzatun Najibah

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Doktor BonekProfesor UnesaSurabayaUnesaUniversitas Negeri Surabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
kripto

Aset Kripto: Aset Masa Depan atau Tidak?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID