• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Petani Jember.

Bongkar muat pupuk di Gudang Lini III Jember: pembaruan e-RDKK tersendat menyebabkan petani Jember terancam tak dapat pupuk subsidi. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Pembaruan e-RDKK Tersendat, Ratusan Petani Jember Terancam Tak Dapat Pupuk Subsidi

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pembaruan basis data digital Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) untuk distribusi pupuk bersubsidi periode 2026 di Kabupaten Jember menghadapi sejumlah hambatan signifikan. Hal ini berimbas kepada petani Jember.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember melalui Komisi B mencatat berbagai pengaduan masyarakat, termasuk penghapusan identitas petani dari sistem pendataan serta permasalahan dalam mekanisme penyaluran.

You might also like

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM
Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM

Baca Juga: Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, Ini Respons Anggota Komisi IV DPR RI

Agenda pembaruan informasi yang dilaksanakan mulai 12-20 Januari 2026 memiliki peran vital dalam menentukan akses petani Jember terhadap pupuk subsidi sepanjang tahun mendatang. Sayangnya, dalam beberapa hari pelaksanaan, berbagai kendala mulai terungkap.

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mengatakan, permasalahan paling menonjol terjadi di wilayah Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari. Terdapat 185 nama penggarap lahan yang sebelumnya tercatat dalam database, namun saat ini tidak ditemukan dalam platform e-RDKK.

“Situasi ini memerlukan penanganan segera mengingat dampaknya terhadap keberlangsungan hidup masyarakat petani. Khusus di Kranjingan, ratusan penggarap lahan kehilangan catatan mereka meski tahun lalu masih terdaftar resmi. Konsekuensinya, mereka berisiko tidak memperoleh alokasi pupuk bersubsidi,” ungkap Candra pada Rabu (14/01/2026).

Hambatan Operasional Pengelola Toko Informasikan ke Petani

Tidak hanya soal pencatatan identitas petani Jember, Candra turut memaparkan berbagai hambatan operasional di tingkat lapangan, mulai dari kurangnya penyebaran informasi hingga mekanisme distribusi yang bermasalah.

“Contohnya di wilayah Desa Sidodadi, Kecamatan Tempurejo, pengelola toko sarana pertanian tidak memperoleh dokumen formulir e-RDKK, sehingga menghambat mereka untuk menginformasikan kepada para petani terkait jatah pupuk yang tersedia,” papar Candra.

Baca Juga: HKTI Jember Tuntut Keterbukaan Penuh Distribusi Pupuk Bersubsidi

Sementara itu di wilayah Kecamatan Rambipuji, Candra melanjutkan, teridentifikasi sebuah toko yang statusnya sudah non aktif tetapi masih tercatat menerima alokasi pupuk. Kondisi ini menimbulkan persoalan baru.

“Ini memicu permasalahan baru karena jatah tersebut tidak dapat dipindahkan ke toko aktif yang lokasinya berdekatan,” tambah politikus PDIP tersebut.

Candra menekankan perlunya intervensi cepat dari instansi pemerintah daerah yang berwenang untuk melakukan koreksi data sebelum batas waktu yang ditentukan habis.

“Proses penyempurnaan data e-RDKK ini wajib dituntaskan secara teliti. Kami mendorong instansi yang bertanggung jawab untuk segera melakukan perbaikan sistem dan menyelaraskan kondisi di lapangan supaya pupuk subsidi benar-benar tersalurkan kepada petani yang berhak menerimanya,” pungkas Candra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniHarga pupuk subsidi di JemberJemberKabupaten Jember hari iniPembaruan e-RDKK di JemberPetani di JemberPupuk subsidi di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

Next Post
Pisang goreng.

Jajanan Pisang Goreng Raih Peringkat 14 Dessert Terenak Sedunia 2026, Yuk Intip Cara Membuatnya Tetap Renyah!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID