• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bendungan Lahor.

Aksi demo warga perbatasan Malang-Blitar soal kartu lewat Bendungan Lahor, Senin (26/01/2026). (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Ratusan Warga Terdampak Demo, Tuntut Gratiskan lewat Jalan Tembus Bendungan Lahor

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Aksi demo dilakukan ratusan warga yang tinggal di sekitar perbatasan Malang-Blitar pada Senin (26/01/2026). Para warga menuntut Perum Jasa Tirta gratiskan lewat jalan tembus Bendungan Lahor.

Peserta demo datang dari beberapa desa di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang; dan Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar. Mereka mengungkapkan aspirasinya karena kerap memanfaatkan jalan tembus Bendungan Lahor yang kini berbayar dalam kehidupan sehari-hari.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Wajib Bayar Retribusi, Tarif Pengendara Keluar Masuk Kawasan Wisata Bendungan Lahor Malang

Diberitakan sebelumnya, Perum Jasa Tirta, pengelola Bendungan Lahor, menerapkan tarif Rp1 ribu untuk motor dan Rp3 ribu untuk mobil yang melintas. Pembayaran kini hanya bisa memakai uang.

Warga Tak Larang Pengunjung Lain Bayar

Seorang perwakilan warga, Rahman Arifin mengatakan, Perum Jasa Tirta selama ini telah memfasilitasi warga terdampak dengan kartu langganan. Tapi, dia mengatakan, kartu tersebut harus diperbarui setiap enam bulan sekali dengan biaya Rp35 ribu.

Apabila kartu hilang, dia mengatakan, maka pemiliknya wajib mengganti dengan biaya Rp100 ribu. Aksi demo ini digelar untuk meminta kartu tersebut bisa digunakan secara gratis.

“Kami hanya ingin satu, yaitu warga yang terdampak diberikan kartu gratis,” ujar Rahman.

Dia menambahkan, tuntutan ini adalah seruan dari warga sekitar yang terdampak. Pihaknya tidak mempermasalahkan adanya pungutan biaya bagi masyarakat luar yang melintas di kawasan Bendungan Lahor.

“Untuk masalah penarikan orang luar wilayah yang berkunjung, silakan. Kami tidak akan mengganggu itu,” tegasnya.

Rahman pun merinci tuntutan masyarakat sebagai berikut:

1. Menerapkan SOP karyawan penjaga portal yang humanis
2. Membebaskan pungutan kepada pelajar yang bersekolah di Kecamatan Sumberpucung, Kecamatan Selorejo, dan Dusun Rekesan, Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang
3. Membebaskan pungutan kepada angkutan umum jurusan Malang-Blitar
4. Membebaskan pungutan terhadap warga terdampak pembangunan Bendungan Lahor
5. Membebaskan pungutan terhadap pelaku UMKM.

Baca Juga: Jalan Pintas Malang-Blitar di Bendungan Lahor Terapkan Pembayaran Non-Tunai

“Diterima tidak diterima, kami tidak masalah asalkan mereka memberikan jawaban jelas kepada masyarakat,” kata Rahman.

Untuk diketahui, Bendungan Lahor di perbatasan Malang-Blitar memiliki akses jalan yang terbuka bagi motor dan mobil yang melintas. Akses ini mempersingkat waktu perjalanan dibandingkan jika melewati jalur lainnya. Karena itu, warga sering menggunakannya untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniJalan Tembus Bendungan LahorKabupaten Malang hari iniMalangRetribusi di Bendungan Lahor MalangWisata Bendungan Lahor Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
gempa magnitudo 5,5 di Pacitan

Getaran Gempa Magnitudo 5.5 di Pacitan Terasa Hingga DIY dan Bali

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID