• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Jawa Timur, Khofifah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah. (Foto: Instagram Khofifah)

Refleksi Kinerja Khofifah-Emil pada Peringatan 75 Tahun Jawa Timur

Pandangan Guru Besar Ilmu Administrasi yang juga Direktur Pascasarjana Unisma, Masud Said

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Catatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Hari ini, 12 oktober 2020, Jawa Timur tepat berusia 75 tahun. Menurut Guru Besar Ilmu Administrasi yang juga Direktur Pascasarjana Unisma, Masud Said, ada sejumlah catatan Jawa Timur di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Salah satu yang menonjol adalah, lancarnya komunikasi ke semua lembaga negara. Baik, komunikasi antar Pemerintah Provinsi (Pemprov), antar Kementrian dan antar 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

”Gubernur terbiasa kerja tanpa libur, tidak aneh kalau kinerja Provinsi Jawa Timur dinilai oleh Kemendagri dan pemerintah pusat, sebagai provinsi yang berkinerja sangat tinggi,” katanya.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM
Sedangkan terkait kinerja tujuh bulan menangani Pandemi COVID-19, pria yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur ini mengatakan bahwa Khofifah lebih mengutamakan kepemimpinan yang membangun superteam, daripada superman.

Karena inilah, Khofifah berkolaborasi dengan antara pimpinan OPD, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kejaksaan Tinggi dan instansi vertikal Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dalam menangani COVID-19.

Sebagai penanggung jawab Satgas penaggulangan COVID-19, Khofifah juga melakukan terobosan dengan melakukan intensif dengan jajaran Kementrian Kesehatan, jajaran Kementerian Sosial, pimpinan BNPB, Menko Ekuin, Menko Polhukam, Menko PMK dan bahkan kepada Presiden RI untuk menyampaikan hal-hal strategis penanganan COVID-19 di Jawa Timur.

”Khofifah juga telah melakukan roadshow keliling Jawa Timur dan bahkan untuk kampanye hidup sehat. Ini adalah cara komunikasi khas Jawa Timur-an yang tak hanya akan membahagiakan masyarakat tapi juga kesempatan menyelami kehidupan masyarakat di daerah,” imbuh alumnus the Flinders University, Australia ini.

Yaa Allah Yaa Salaam Salimna Min Corona Bijahi Sayyidina Muhammad RasulillahMasud Said juga menyinggung soal capaian indeks demokrasi Jawa Timur. Peningkatan indeks pembangunan manusia, penghargaan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, tata kelola BUMD yang semakin baik, iklim investasi yang paling kondusif di Pulau Jawa. Turunnya angka kematian COVID-19 yang signifikan; kolaborasi dengan tokoh tokoh masyarakat yang lebih massif; perpaduan antara rancangan prioritas pembangunan dengan kegiatan turun lapangan.

”Khofifah adalah manusia kerja, dia tak ingin duduk duduk saja di kursi namun juga mengkordinasikan semua tindakan dengan cross-check langsung ke lapangan,” imbuhnya.

Khofifah banyak diakui sebagai pemimpin dengan energi tinggi dan disegani karena networking-nya yang hidup di kalangan atas, di tengah yaitu antar kolega pemerintahan dan juga memiliki akar yang sangat kuat dan luas di kalangan bawah.

Tidak ada pimpinan Indonesia yang memiliki kekuatan grassroot sekuat Khofifah, di tingkat nasional sekalipun. Hal ini Track record Khofifah dalam kancah legislative dan eksekutif sejak Orde Baru membuat Khofifah sangat matang dalam pemerintahan.

Kualifikasi kepemimpinan Khofifah dijadikan modal untuk mendorong, mengakselerasi capaian kuantitaif strategis. Diakui Khofifah, dia telah dan akan terus melakukan terobosan terobosan program kerja yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya.

Demikian pula dalam masa awal pemerintahannya Khofifah-Emil menggagas cara kerja dalam tag line Cettar di mana dalam adagium ini pemerintah dan birokrasi didorong untuk bekerja cepat, efektif, efisien, tanggap, transparan, akuntable dan responsive.

”Cara kerja itu adalah budaya kerja khas Khofifah,” imbuhnya.

Melalui Nawa Bhakti Satya; apa yang digagas dalam program unggulan pemerintahannya digambarkan sedemikian rupa sehingga menjangkau kepentingan umum dan aspirasi masyarakat Jawa Timur. Antara lain dari masalah peningkatan kesejahteraan (Jatim Sejahtera) akses; inovasi dan kualitas Pendidikan dan Kesehatan (Jatim Cerdas dan Sehat).

Selain itu ekonomi lokal di daerah dan infrastruktur di daerah (Jatim Akses), masalah ketenagakerjaan (Jatim Kerja); iklim demokrasi, gotong royong; kerukunan dan kebudayaan (Jatim Harmoni); tumbuhnya suasana kondusif untuk pertanian; perikanan dan agro industry (Jatim Agro).

Serta pemberdayaan masyarakat, perempuan dan UMKM (Jatim Berdaya); iklim budaya anti korupsi, bekerja dengan efisien dan tata kelola yang baik atau good govenance (Jatim Amanah). (Ads/riq)

Tags: Emil DardakGubernur JatimGubernur Jawa TimurJawa TimurKhofifahKhofifah Indar Parawansa
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
demonstran dalam demo di malang aliansi malang melawan

Aliansi Malang Melawan: Polisi Tangkap Demonstran dengan Cara Kekerasan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID