• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dekan FK.

Rektor Unair Prof Nasih batal memberhentikan Prof Budi Santoso sebagai Dekan FK Unair pada Senin (08/07/2024). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Pasca Dikritik Publik, Rektor Unair Batal Berhentikan Dekan FK Prof BUS

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Usai dikritik publik, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya resmi tidak memberhentikan Prof Budi Santoso atau Prof BUS sebagai dekan fakultas kedokteran (FK).

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengaku telah menerima surat keberatan atas pemberhentian sebagai dekan FK yang telah ditulis tangan dan dikirimkan Prof BUS pada Senin (08/07/2024).

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Sudah kami terima surat dari Prof BUS. Cuma agak sulit dibaca, tulisan tangan, saya bukan apoteker. Tapi kami paham apa yang disampaikan. Dan ada alasan bagi kami untuk mengangkat beliau sebagai dekan. Sudah selesai,” kata Prof Nasih pada Selasa (09/07/2024).

Namun, Prof Nasih pun tidak menjelaskan secara gamblang terhadap alasan pengiriman SK kepada Prof BUS untuk berhenti menjadi dekan FK sejak pada Rabu (03/07/2024).

Baca Juga: 5 Facts of Kondang Merak Beach That You Must Know

“Itu kan masa lalu, sekarang fokus ke masa depan Unair yang kita cintai ini,” timpalnya.

Namun, rektor yang juga guru besar FEB tersebut menegaskan, Prof BUS akan aktif menjadi dekan dan mengajar sejak Rabu (10/07/2024).

“Terpenting, mulai besok (hari ini) beliau sudah ngantor kembali,” tegasnya.

Sejak keputusannya memberhentikan Prof BUS sebagai dekan FK, Prof Nasih menuai banyak kritikan dari berbagai pihak. Diduga kebijakan tersebut ditengarai masalah Prof BUS yang menolak adanya praktik dokter asing ke Indonesia dari Kementerian Kesehatan.

Namun, Prof Nasih membantah jika pemberhentian Prof BUS disebabkan karena adanya pihak akademisi Unair yang menolak kebijakan pemerintah.

“Tidak ada hubungannya dengan itu. Artinya, ikuti aturan di institusi, kepegawaian, dan lain-lain. Silakan dibaca, tafsirannya media itu luar biasa,” terangnya.

Prof Nasih menyebut Unair membebaskan akademisi atau mahasiswanya mengkritik. Tetapi, dengan catatan sesuai batasan koridor dan penyampaian bersifat akademis.

Baca Juga: 5 Cara Lindungi Diri dari Ancaman Siber, Pahami Sebelum Terlambat!

“Ada yang namanya mimbar akademik, silakan saja mimbar akademik itu di mana posisinya. Jangan lupa Unair itu setahun punya 3.500 publikasi yang itu kebebasan akademisi dan mungkin di dalamnya juga banyak macamnya. Nggak ada masalah, nggak ada yang bredel, bebas saja asal sekali lagi sifatnya akademik,” ujarnya.

Sementara itu, Prof BUS meminta maaf kepada publik terutama pihak Rektorat Unair Surabaya usai menyampaikan kritikan terhadap kebijakan pemerintah sehingga mendapat banyak respons beragam.

“Alhamdulillah semua sudah berakhir, saya secara pribadi menghaturkan permohonan maaf kepada Bapak Rektor. Mungkin saya bermaksud mewakili diri pribadi, tapi mungkin terlalu kelewatan sehingga saya menggunakan institusi. Ini salah saya dan alhamdulillah Bapak Rektor memaafkan. Saya serahkan kembali ke Bapak Rektor,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniDekan Fakultas Kedokteran UnairDekan FK dicopotDekan FK Unair SurabayaKota Surabaya hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Perguruan silat di Tuban.

Sasahan Warga Baru Perguruan Silat di Tuban Mencekam, Dua Motor Rusak Diamuk Peserta Konvoi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID