• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Profesor Dame Sarah Gilbert, pengembang vaksin AstraZaneca yang kemudian melepas hak paten atas temuannya itu/tugu jatim

Profesor Dame Sarah Gilbert, pengembang vaksin AstraZaneca yang kemudian melepas hak paten atas temuannya itu. (Foto: SS Independent)

Replika Barbie, Penghormatan Untuk Profesor Sarah Sang Pengembang Vaksin AstraZeneca

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Internasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

INGGRIS, Tugujatim.id – Profesor Dame Sarah Gilbert akhirnya dibuatkan boneka Barbie sebagaimana para artis terkenal lainnya oleh Mattel Inc, salah satu perusahaan mainan terkenal.

Boneka tersebut sebagai bentuk penghargaan pada Profesor Sarah atas dedikasinya mengembangkan vaksin AstraZeneca. Debut boneka tersebut secara resmi dimumkan pada Rabu (4/8/2021).

You might also like

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

04/06/2026 10:01 AM
Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

10/05/2026 11:57 AM

Profesor vaksinologi universitas Oxford tersebut memang sempat menjadi newsmaker di sejumlah media dunia dan nasional, lantaran dia mau melepas hak paten dari vaksin yang dia kembangkan untuk mengatasi virus korona. Vaksin itu yang dikenal AstraZeneca. Hingga saat ini, vaksin itu telah digunakan oleh lebih dari 170 negara yang tengah berperang melawan virus korona.

Sebelumnya profesor berusia 59 tahun itu juga mendapat kehormatan Queen Elizabeth II’s Birthday Honor, karena pengabdiannya tersebut. Dan, kini beliau menjadi salah satu dari enam orang yang menjadi role model Barbie terbaru dari perusahaan mainan raksasa Mattel Inc.

Boneka replika Profesor Sarah didesain dengan memiliki rambut pirang panjang dan kacamata hitam besar, mengenakan blus putih yang dirangkap jas dan celana panjang warna biru tua.

Dilansir dari Edition.cnn.com, Profesor Sarah mengakui bahwa sejujurnya ia merasa aneh memiliki boneka Barbie di mana dia yang menjadi role modelnya. Namun, ia berharap dengan adanya replika dirinya, anak-anak perempuan dapat menjadi lebih termotivasi untuk belajar dan berkarir di bidang sains.

Sementara itu, lima orang lainnya yang turut menjadi role mode boneka cantik asal Amerika ini adalah perawat UGD, Amy O’Sullivan yang merawat pasien pertama Covid-19 di rumah sakit Wycoff, Brooklyn, New York. Kemudian, Audrey Cruz, dokter yang berada di garis depan untuk memerangi diskriminasi.

Chika Stacy Oriuwa, psikiater Kanada yang memerangi rasisme sistematik dalam perawatan kesehatan. Peneliti biomedis Brazil Jaqueline Goes de Jésus yang memimpin pengurutan genom Covid-19 di Brazil. Kemudian yang terakhir dokter Australia Kirby White yang memelopori gaun bedah yang dapat dicuci dan digunakan kembali oleh para pekerja kesehatan selama pandemi.

Tags: AstraZenecaBarbiebonekaReplikaSarah
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Colony.

Colony Tayang Awal Juni 2026, Film Zombie Korea Terbaru Ini Tembus 4 Juta Penonton dalam Dua Pekan

by Dwi Linda
04/06/2026 10:01 AM
0

Tugujatim.id – Colony tayang di Indonesia akhirnya menjadi kenyataan bagi para penggemar film Korea yang sudah lama menantikan penayangannya di...

Timnas Indonesia

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Jumpa Jepang hingga Qatar

by Mochamad Abdurrochim
10/05/2026 11:57 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Timnas Indonesia dipastikan menghadapi tantangan tidak mudah pada putaran final Piala Asia 2027. Berdasarkan hasil drawing yang...

Keliling dunia naik motor dari Malang

Keliling Dunia Naik Motor dari Malang, Sam HC Siap Tempuh 14 Negara Selama 6 Bulan

by Mochamad Abdurrochim
01/05/2026 4:44 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Aksi keliling dunia naik motor dari Malang bakal dilakukan Heri Cahyono alias Sam HC mulai 2 Mei...

Taiwan

Di Antara Kepentingan dan Persepsi: Tantangan Indonesia dalam Menyikapi Isu Taiwan

by Darmadi Sasongko
30/04/2026 6:35 PM
0

Arief Putra Wijaya, Alumni Universitas Indonesia - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Penulis juga seorang Pengamat Politik dan Hubungan...

Next Post
Para pemain Arema FC saat menjalankan latihan. (Foto: Instagram/Arema FC Offficial) liga 1, tugu jatim

Liga 1 Digelar 20 Agustus 2021, Arema FC Minta PSSI Koordinasi dengan Polri Terkait Izin Latihan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID