JEMBER, Tugujatim.id – Sebanyak 60 Mahasiswa Baru (maba) asal Kampus 6 Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi menjadi bagian dari keluarga besar Politeknik Negeri Jember (Polije), Kamis (21/8/2025).
Hal ini ditandai dengan pengukuhan mahasiswa baru angkatan 2025/2026 Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dan pembukaan Kampus 6 Polije yang berlangsung di Gedung DPRD Sabu Raijua.
Prosesi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, kepala sekolah, perwakilan LLDikti, Direktur Politeknik Negeri Kupang (PNK), serta jajaran dosen.
Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah dan DPRD terhadap keberlangsungan pendidikan vokasi di wilayah kepulauan Sabu Raijua tersebut. Diantaranya dengan menyiapkan lahan dengan luas 5,5 hektare sebagai bagian dari pengembangan kampus.

“Seluruh mahasiswa baru di PSDKU Kampus 6 ini mendapat beasiswa penuh dari Pemkab Sabu Raijua. Bahkan pemerintah daerah juga sudah menyiapkan lahan seluas 5,5 hektare untuk pengembangan kampus ke depan. Ini wujud kolaborasi harmonis antara daerah dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Tahun ini, puluhan mahasiswa itu akan menempati gedung DPRD Sabu Raijua yang sementara difungsikan sebagai ruang kuliah representatif, lengkap dengan fasilitas laboratorium ber-AC.

Kegiatan perkuliahan perdana diawali kuliah umum dari Direktur PNK, kemudian dilanjutkan oleh Direktur Polije. Sebagai bentuk kolaborasi antarperguruan tinggi.
Sementara itu, Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si., menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan kampus tersebut melalui payung hukum yang jelas, seperti Peraturan Daerah (Perda).
BACA JUGA: Polije dan KNU Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Internasional Lewat Program WFK-ICT
“Untuk tahun 2025, Polije PSDKU Kampus 6 Sabu Raijua resmi dimulai dengan komitmen kuat agar keberadaannya terus berlanjut. Kami bersama pihak kampus sedang merencanakan penyusunan Perda tentang Polije di Sabu Raijua, sehingga siapapun pemimpin daerah ke depan wajib melanjutkan keberlangsungan kampus ini,” tegasnya.
Pengukuhan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam membangun sumber daya manusia unggul di wilayah kepulauan. Dukungan penuh Pemkab Sabu Raijua juga diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








