SURABAYA, Tugujatim.id – Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 3, Tri Rismaharini atau Risma janji bangun sekolah inklusi tingkat SMA/SMK guna menekan angka putus sekolah di Jawa Timur. Hal itu diungkapkan saat debat perdana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur di Graha Unesa Surabaya pada Jumat malam (18/10/2024).
Menurut Risma, selama ini sekolah SMA/SMK negeri yang naungannya berada di bawah Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum inklusi. Sehingga menyulitkan kelompok disabilitas untuk mendapatkan akses pendidikan.
“Kita akan memberikan sekolah inklusi di seluruh level SMA/SMK. Karena mereka banyak yang tidak bisa mengakses pendidikan karena disable dan harus pergi ke sekolah yang jauh karena sekolah khusus,” katanya pada Jumat (18/10/2024).
Untuk membentuk semua sekolah negeri tingkay SMA/SMK di Jawa Timur menjadi inklusi, Risma akan memberikan program pelatihan bagi guru untuk dapat memenuhi standar inklusi.
“Ke depan, sekolah SMA/SMK harus inklusi se-Jawa Timur dengan kita mentraining para guru para sekolah yang bisa memenuhi inklusi,” bebernya.
Selain itu, angka putus sekolah usia 15 hingga 22 tahun di Jawa Timur menurutnya cukup tinggi. Sehingga, dia ingin pendidikan karakter setiap anak perlu ditanamkan.
“Itu sebetulnya harus dimulai sejak anak-anak TK. Bagaimana dia menghargai perbedaan, itu sejak dini. Memang provinsi menangani SMA/SMK agak berat karena karakter sudah terbentuk. Tapi bukan berarti tidak bisa,” jelasnya.
Untuk menguatkan pendidikan karakter setiap anak, nantinya Risma ingin Pemprov Jatim menggait guru informal untuk memberikan pengajaran saling menghormati perbedaan,disiplin dan menghargai budaya.
“Kita bisa titipkan ke guru agama, guru ngaji, guru-guru informal karena karakter bukan hanya hormat kepada orangtua, saling menghormati perbedaan tapi juga disiplin tapi juga menghargai budaya Indonesia,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Darmadi Sasongko








