JAKARTA, Tugujatim.id – Ruber Innovation Lab menerapkan pendekatan edukatif untuk mengantisipasi tindakan serius perundungan atau bullying di sekolah. Selain itu, mereka juga mengajak gen Z untuk main board game dan nonton film founder Wardah.
Melalui board game Buddy Pekerti® yang mengusung tema anti-perundungan, peserta diajak untuk memperkuat nilai-nilai penguatan diri sebagai bekal dalam menghadapi maraknya perundungan di lingkungan sekolah. Selain itu, Co-Founder Ruber Innovation Lab sekaligus penggagas acara ini, Rico Juni Artanto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun potensi dan memperkuat pertemanan di kalangan peserta.
“Alhamdulillah, main board game bersama 300 peserta ini dalam rangka memantapkan potensi dan menguatkan pertemanan peserta. Selain itu, peserta juga perlu mendapatkan gambaran kisah inspiratifnya yang kami kombinasikan dengan nonton bersama film founder Wardah,” kata Rico Juni Artanto.

Selain bermain board game dan nonton bareng, para peserta juga berkesempatan mengikuti sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan langsung CEO NSEI ParagonCorp Salman Subakat dan mengumpulkan sampah bekas skincare yang nantinya akan didaur ulang menjadi meja dan kursi yang akan disalurkan kepada TPA/TPQ atau rumah baca yang membutuhkan.
Sesi yang digelar pada Minggu (23/03/2025) di Paragon Community Hub berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka diajak untuk bersama-sama berkomitmen dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah melalui pendekatan edukatif yang interaktif.

Salah satu siswi SMKN 57 Jakarta, Angelica berkesempatan memberikan kesan setelah mengikuti kegiatan ini. Datang dengan beberapa teman, sementara tidak ada ekspektasi bahwa sesi yang diikuti akan sedalam ini.
“Saya pribadi senang. Tidak ada ekspektasi sampai sejauh ini. Saya lebih berani, percaya diri, dan akhirnya dapat teman baru di kegiatan itu setelah bermain board game. Kami saling komunikasi dan mendengarkan satu sama lain,” terangnya.
Rico berharap kegiatan serupa atau gerapak kebaikan ini dapat diadopsi menjadi ekskul di sekolah dan juga berharap lebih banyak perusahaan melalui program CSR dapat berkolaborasi dalam kegiatan serupa untuk mengantisipasi dan mengurangi kasus perundungan, terutama di lingkungan sekolah.
Ruber Innovation Lab adalah ruang bagi generasi muda untuk memformulasikan inovasi sosial dengan tujuan memberikan dampak yang luas terhadap permasalahan di lingkungan masyarakat yang berkelanjutan.
Fokus Ruber Innovation Lab adalah social product development, people development, open innovation & creative space, community engagament & collaboration, impact reporting. Bersama Tugujatim, Ruber Innovation Lab berkolaborasi dalam melakukan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan di Indonesia. Ruber Innovation Lab juga membuka peluang bagi pemerintah atau swasta untuk bersama berkolaborasi mengatasi perundungan di sekolah.
“Kami membuka peluang kolaborasi baik pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama mencegah dan mengurangi perundungan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Achmad Rifqi
Editor: Dwi Lindawati








