• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jinta (kerudung oranye) bersama warga usun Dumbersari mengungsi di rumah warga yang tak ditempati di depan SD 4 Supit Urang, Lumajang

Jinta (kerudung oranye) bersama warga usun Dumbersari mengungsi di rumah warga yang tak ditempati di depan SD 4 Supit Urang, Lumajang. (Foto: M Sholeh)

Rumah Ambrol dan Tinggal Bersama 40 Orang, Pengungsi Erupsi Semeru Siap Direlokasi

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

LUMAJANG, Tugujatim.id – Para korban erupsi Gunung Semeru tinggal satu atap dalam pengungsian. Salah satunya Jinta (36), warga Dusun Sumbersari, Kampung Umbulan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Dia tinggal bersama 40 orang pengungsi lainnya sejak Sabtu (4/12/2021) lalu.

Dalam pengungsian ini, dia merasakan betapa tidak nyamannya jadi pengungsi. Tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran rumahnya ambrol dihantam oleh guguran debu vulkanik erupsi Semeru.

You might also like

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

17/06/2026 11:17 PM
IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

17/06/2026 10:58 PM

“Mau gimana lagi, harus betah betahin tinggal di pengungsian bersama 40 warga lain. Rumah saya sudah ambrol, sudah gak punya rumah lagi,” ujar Jinta saat ditemui di Posko Pengungsian SD Supit Urang 4, Senin (6/12/2021).

Kondisi yang sudah tidak punya apa-apa ini, membuat dia siap jika pemerintah melakukan relokasi terhadap rumah warga terdampak. Dia mengaku trauma kembali kerumahnya usai letusan Semeru.

“Kalau ada relokasi saya mau, saya gak berani kembali ke rumah. Rumah saya menghadap langsung ke arah Gunung Semeru. Dulu, lahar dingin sebelumnya gak sampai seperti ini,” ucapnya.

Saat erupsi terjadi, dia sedang memasak. Lantas dia mendengar teriakan warga bahwa ada lava datang. Kemudian dia segera menarik anak dan ibunya yang sudah tua.

“Kami segera melarikan diri. Namun saat keluar rumah, di luar sudah gelap gulita. Awan tertutup kepulan Gunung Semeru. Jadi gelap seperti malam hari, padahal masih sore,” bebernya.

Jinta mengatakan bahwa rombongannya adalah rombongan pengungsi terakhir yang datang di posko pengungsian itu. Namun rombongannya mendapat tumpangan mengungsi di rumah warga yang tak ditinggali atau rumah kosong.

“Ini kita tidur dengan alas karpet seadanya. Ya tidur bareng-bareng gitu. Kalau malam susah tidur. Signal tak ada, lampu kadang kedip kedip. Di sini listriknya pakai disel,” paparnya.

Tags: Kabupaten LumajangPengungsi Erupsi SemeruSemeru Meletus
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Malang

Donatur Kolektif Kembali Buka Posko Logistik di Aksi DPRD Kota Malang, Angkat Pesan ‘Makanan Beneran Gratis’

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 9:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Komunitas Donatur Kolektif kembali membuka posko logistik untuk mendukung peserta aksi yang digelar di depan Gedung DPRD...

Surabaya

Di Tengah Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Surabaya, Pedagang Minuman dan Es Raup Berkah

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 7:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi BEM Surabaya (ABS) di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (17/06/2026), tidak...

Next Post
Anak-anak korban bencana banjir lahar dingin Gunung Semeru tertawa bahagia diajak bermain oleh rekan-rekan dari Jasuni Indonesia Malang di tempat pengungsian, Senin (6/12/2021).

Mendapat Trauma Healing dari Relawan, Anak-Anak Korban Erupsi Semeru Tampak Senang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID