• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al-Khoirot Malang.

Ivandino Fadila Zulkarnain, 26, pemuda asal Amerika Serikat, belajar agama Islam di Ponpes Al-Khoirot Malang. (Foto: Tangkapan layar Channel YouTube Pesantren Al-Khoirot)

Kisah Inspiratif Ivandino Fadila, Santri Internasional Rela Tinggalkan Amerika demi Belajar Agama Islam di Ponpes Al-Khoirot Malang

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Siapa sangka di antara ribuan santri yang mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoirot Malang, ada satu wajah asing yang menarik perhatian. Namanya Ivandino Fadila Zulkarnain, 26, pemuda asal Amerika Serikat, yang kini memilih hidup sederhana di Ponpes Al-Khoirot Malang.

Melansir dari wawancara di Channel YouTube Ponpes Al-Khoirot Malang, jadi lebih tahu mengapa Ivan lebih memilih nyantri di Indonesia. Yuk, simak kisah inspiratifnya!

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Baca Juga: Fun Belajar Jurnalistik, 700 Santri Ponpes Al-Khoirot Putri Malang Menulis Berita bareng Tugu Jatim ID 

Alasan Memilih Ponpes Al-Khoirot Malang

Ivan, sapaan akrabnya, mengaku ingin mempelajari ilmu agama lebih dalam lagi setidaknya sekali seumur hidupnya. Karena itu, pemuda dari Negeri Paman Sam bersama keluarganya ini memilih pesantren sebagai fondasi yang tepat untuknya menimba ilmu agama.

Setelah melalui beberapa pertimbangan untuk mencari alternatif pesantren yang tepat, Ponpes Al-Khoirot Malang di Jl KH Syuhud Zayyadi No 01, Dusun Adi Luwih, Karangsuko, Pagelaran, ini berada di urutan pertama dalam benaknya melalui saran dari teman-teman orang tuanya.

Tidak heran, dia memilih Ponpes Al-Khoirot sebagai tempat singgahnya. Sebab, fasilitas pendidikan dan kebutuhan sehari-hari sudah sangat memadai.

Kesan Unik Bisa Makan Bakso Setiap Asar

Pemuda berusia 26 tahun itu terkesan akan bangunan Ponpes Al-Khoirot Malang yang besar dan kokoh. Apalagi bangunannya memiliki ruang kelas dan asrama yang banyak. Tidak hanya itu, dia juga mengatakan, kebutuhan sehari-harinya sudah sangat lengkap.

Uniknya, dia mengatakan, bisa membeli bakso setiap hari setelah Asar.

“Anda tahu, di sini bisa membeli bakso setelah Asar setiap hari,” ujarnya.

Rutinitas Santri Internasional di Ponpes

Layaknya santri pada umumnya, Ivan bangun pukul 04.30 setiap harinya untuk salat Subuh berjemaah bersama dan dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an 1 setengah jam setiap hari.

Ustad Faishol, pembimbing santri dewasa, menjelaskan, setiap pukul 08.00 para santri dewasa melaksanakan kelas belajar Al-Qur’an sampai pukul 09.00. Setelah itu, dia mengatakan, kegiatan Ivan sama seperti santri reguler lainnya, yaitu Sekolah Madrasah Diniyah dan ngaji sorogan bersama pengasuh.

Dia juga mengatakan, Ponpes Al-Khoirot Malang sangat berkomitmen untuk mengajarkan generasi muda hingga lanjut usia untuk mempelajari Islam secara mendalam.

Melansir dari website Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang, ponpes ini memiliki aspirasi untuk “Mencetak Ulama-Ilmuan dan Ilmuan-Ulama”. Tidak heran jika Ponpes Al-Khoirot memiliki fokus terhadap pembelajaran formal maupun non-formal.

Ivan juga mengatakan, Ponpes Al-Khoirot memiliki pemikiran sangat terbuka dalam belajar mengajar.
Dia juga mengapresiasi orang-orangnya (santri dan pengajar) ramah antara satu sama lain.

“Bagi saya, menghabiskan waktu bersama teman-teman itu sangat menyenangkan, baik itu di kelas maupun di luar kelas,” ujarnya.

Dia menekankan bahwa belajar agama Islam di Ponpes Al-Khoirot, baik generasi muda maupun sudah dewasa itu sangat memungkinkan.

Daya Tarik Ponpes Al-Khoirot Malang

Santri internasional Ponpes Al-Khoirot Malang.
Pesantren Al Khoirot Malang. (Foto: Multi Media PP Al Khoirot)

1. Infrastruktur

Al-Khoirot adalah salah satu pesantren di Malang yang memiliki infrastruktur yang memadai, seperti:

  • Asrama bagi santri.
  • Ruang kelas yang memadai.
  • Kamar mandi.
  • Koperasi yang menyediakan jajanan,baju,alat mandi hingga perlengkapan kosmetik.
  • Kantin yang menyediakan makanan lengkap.

2. Jenjang Pendidikan Lengkap

Pesantren yang terletak di Kecamatan Pagelaran itu memiliki jenjang pendidikan lengkap, mulai TK hingga kerja sama dengan perguruan tinggi.

3. Biaya Murah dan Terjangkau

Hanya dengan biaya mulai dari Rp160.000 (seratus enam puluh ribu rupiah) untuk santri kilat; dan Rp2 jutaan untuk santri reguler, sudah bisa belajar agama di pesantren. Sedangkan untuk biaya per bulan adalah Rp150 ribu untuk MTS (siswa formal SLTP) dan Rp155 ribu untuk MA (siswa formal SLTA). Ini di luar makan dan laundry.

Apakah Lanisa Masih Bisa Mondok?

Terkadang banyak dari kita yang baru sadar pentingnya mengenyam sebuah pendidikan ketika sudah lanjut usia (lansia). Lalu apakah dengan usia yang sudah tidak muda lagi masih bisa menimba ilmu agama di pesantren ini?

Jangan khawatir, Ponpes Al-Khoirot sudah menyediakan program khusus untuk santri dewasa terhitung dari usia 18 tahun hingga tidak terbatas.

Sementara itu, santri dewasa akan mendapat perlakuan khusus dari segi bimbingan keagamaan. Jika santri reguler (non-dewasa) akan ditempatkan di kelas madrasah diniyah berdasarkan hasil tes kemampuan dasar ilmu agamanya, maka santri dewasa akan diberi kebebasan untuk memilih kelas yang dia sukai tanpa melalui tes masuk.

Apakah Santri Bisa Dapat Beasiswa Kuliah?

Jawaban tepatnya adalah bisa! Pondok Pesantren Al-Khoirot memiliki aspirasi untuk mencetak ulama-ilmuwan dan ilmuwan-ulama yang berakhlak mulia. Dalam kriterianya, ulama adalah santri yang minimal lulus madrasah diniyah tingkat Tsanawi Al-Khoirot dan idealnya lulus Ma’had Aly Al-Khoirot.

Sedangkan ilmuwan adalah santri yang secara akademis lulus doktor atau S-3 berbagai jurusan. Baik bidang studi agama maupun sains. Maka untuk mempercepat tercapainya tujuan tersebut, Al-Khoirot Scholarship Foundation meluncurkan program 100 beasiswa doktor untuk santri.

Itulah yang menjadikan Ivan memilih Ponpes Al-Khoirot Malang sebagai tempat menimba ilmu agama Islam di Indonesia.

“Saya ingin mengatakan bahwa tempat ini sangat berkomitmen untuk mengajar siswa generasi muda sampai dewasa untuk mempelajari Islam dan mempelajari Al-Qur’an,” tutupnya saat wawancara di Channel YouTube Pesantren Al-Khoirot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Fahmi Irmanto/Magang

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari inimahasiswa al-qolam malangMahasiswa IAI Al QolamMalangPonpes Al-Khoirot Kabupaten MalangSantri internasional Ponpes Al-Khoirot MalangSantri Ponpes Al-Khoirot Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Wisata Rembangan Jember.

Wisatawan Belanda Puji Keindahan Wisata Rembangan Jember bak Volendam di Negeri Tropis

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID