• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi penggunaan masker yang dimungkinkan masih harus wajib dilakukan hingga 4 tahun ke depan. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi penggunaan masker. (Foto: Pixabay)

Satgas Covid-19 Tak Sarankan Gunakan Strap Masker, Dokter: Masyarakat Bisa Tentukan Sendiri Baik Buruknya

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Akhir-akhir ini, media sosial sedang ramai mengenai penggunaan strap masker yang disorot Satgas Covid-19 di mana penggunaanya dikatakan berpotensi bisa menularkan virus.

“Dengan adanya strap atau tali masker yang panjang, membuat masker bisa naik turun, buka pakai, tutup lepas, di mana tindakan ini rawan terkontaminasi dari jari-jemari, atau dari kontak dengan leher, baju, jilbab, dan lainnya,” ujar Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Nasional, Bigjen TNI (Purn) Alexander Kaliaga Ginting, sesuai dikutip Tugu Jatim dari kompas.com.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Hal yang sama juga dikatakan Humas RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, drg Thomas Djaja. Menurutnya, penggunaan strap masker disebut bisa menjadikan masker tertempel oleh virus yang ada di baju ketika masker digantung di leher

“Betul, sekarang kamu lihat saja kalau dilepas masker otomatis akan menempel pada baju, padahal baju atau kemeja kita sudah ketempelan virus kan berarti kotor,” ujarnya pada Tugu Jatim, Kamis (25/02/2021).

Kemudian mengenai boleh tidaknya penggunaan strap masker, Thomas tidak bisa memberi wewenang, namun masyarakat bisa memperhitungkan sendiri baik buruknya penggunaan strap masker.

“Sekarang kan masker jadi fashion juga, makanya timbul variasi jadi boleh enggaknya saya tidak berwenang, yang penting kita pikir sendiri yang baik bagaimana,” jelasnya.

Di lain pendapat, salah satu penggunanya, strap masker ini bisa memberikan kemudahan saat sedang ingin melepas masker.

“Saya sih setuju-setuju saja ya, asalkan kita menggunakannya dengan benar, intinya pastikan bagian dalam masker tidak terkena baju. Ini juga kan memberikan kemudahan, ketimbang pas melepas masker ditaruh di dagu,” kata Ivtachul.

Banyak pendapat yang ada di masyarakat mengenai penggunaan strap masker ini tentu akan menjadikan sebuah rasa dilema bagi penggunanya. Maka dari itu, Thomas juga memberikan saran jika ingin melepas masker namun bingung dalam meletakannya, ia mengatakan sebaiknya disimpan dan dilipat kemudian dibungkus dengan tisu.

“Dlipat bungkus dengan tisu,” pungkasnya. (Mila Arinda/gg)

Tags: Bojonegorocovid-19Kabupaten BojonegoromaskerSatgas COVID-19
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Foto 3 : Anggota DPRD Tuban Fahmi Fikroni, Bappeda Tuban, perguruan tinggi, bersama tim CSR Semen Indonesia monitoring irigasi pertaniam di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek. (Foto: Humas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban) tugu jatim

PT Semen Indonesia Lakukan Monitoring dan Evaluasi Program CSR Tahun 2020

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID