PASURUAN, Tugujatim.id – Seorang remaja putri asal Kota Pasuruan berhasil meraih prestasi di ajang modelling tingkat nasional. Dialah Artika Eka Salsabilla, siswi SMKN 1 Kota Pasuruan, yang berhasil meraih juara di ajang Miss Ultra Universe Indonesia 2022.
Siswi kelas XI jurusan akuntansi keuangan lembaga ini bahkan meraih tiga piala sekaligus di ajang modeling yang digelar di Semarang, Agustus 2022. Artika menjelaskan, dirinya mendapatkan piala Runner Up 3 Miss Ultra Universe Indonesia 2022, Top Model Miss Ultra Universe Indonesia 2022, serta Juara Favorit Miss Ultra Universe Indonesia 2022.
“Di ajang Miss Ultra Universe, saya bisa dapat tiga juara. Lewat ajang ini, saya bisa menggali skill yang saya punya di bidang modelling,” ujar Artika pada Rabu (07/09/2022).
Artika mengaku bangga sekaligus tidak menyangka dirinya bisa meraih tiga juara sekaligus di ajang Miss Ultra Universe Indonesia 2022. Sebab, di ajang ini dirinya hanya melakukan persiapan kurang lebih sebulan sebelum perlombaan.
Bahkan untuk mengikuti lomba ini, dia menggunakan biaya mandiri dukungan dari keluarganya. Berkat tekad dan kecintaannya dengan dunia modelling, dia mampu membuktikan dirinya layak menjadi juara.
“Untuk persiapannya, kurang lebih sebulan dan dimentori one star management,” ungkapnya.
Potensi Artika di ajang modelling ini pun didukung sejumlah desainer kenamaan di Pasuruan. Di antaranya, desainer Soli Achmadi dari Aldy’s Batik, desainer Al Fatir Muhammad, serta desainer Reno.
Dalam ajang Miss Ultra Universe 2022 ini, Atika mengenakan gaun modern dengan konsep batik tradisional Indonesia.
“Untuk ajang ini, ada tiga baju yang dipersiapkan yakni Evening Gown, Cocktail, dan Off Shoulder. Untuk konsepnya sendiri baju gaun malam,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Pasuruan Akmad Sigit Suyani mengatakan, pihak sekolah sangat mengapresiasi prestasi dari siswinya di bidang modelling. Menurut dia, pihak sekolah sangat terkejut ketika mendapat kabar bahwa Artika mendapat tiga juara sekaligus di ajang Miss Ultra Universe Indonesia 2022.
Dia mengaku bangga karena SMKN 1 Kota Pasuruan yang tidak memiliki jurusan tata busana justru mampu memiliki siswi berprestasi di bidang modelling.
“Untuk modelling ini prestasi pertama. Sekolah tidak tahu ternyata si Atika ikut lomba bisa jadi juara dan jadi favorit. Semoga bisa jadi contoh bagi siswa lain agar mengaktualisasikan dirinya sesuai bakat dan minat,” ujarnya.








