• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Supersemar.

Tayangan arsip Supersemar yang disimpan oleh LAN RI. (Foto: YouTube LAN RI)

Sederet Kontroversi Supersemar, Surat yang Diklaim Lahir 11 Maret 1966

Dwi Linda by Dwi Linda
4 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Tanggal 11 Maret masih memuat kontroversi dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Hal ini berasal dari terbitnya Surat Perintah 11 Maret atau Supersemar pada 11 Maret 1966. Surat ini dipandang menjadi momen peralihan kekuasaan dari Presiden Sukarno ke Soeharto.

Laman National Geographic Indonesia menyebutkan, sedikitnya terdapat 3 kontroversi dari surat ini. Pertama, keberadaan naskah asli Supersemar. Kedua, proses surat tersebut terbit. Ketiga, hasil penafsiran (interpretasi) oleh Soeharto.

You might also like

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM
Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM

Baca Juga: Sederet Peristiwa Penting pada 8 Maret: Hari Perempuan hingga Jatuhnya Pesawat MH370

“Walau Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia menyimpan 3 versi naskah tersebut, ketiganya tidak otentik,” tulis laman ini.

Lebih lanjut, melansir dari laman Kompas menulis bahwa latar belakang terbitnya Supersemar “dikabarkan” bahwa Sukarno memberi mandat kepada Soeharto untuk mengatasi stabilitas politik di dalam negeri akibat aksi dari Gerakan 30 September 1965.

“Banyak pihak meragukan (Supersemar), apalagi naskah asli (Supersemar) tidak juga ditemukan hingga saat ini,” demikian melansir dari laman tersebut.

Surat ini berdampak panjang. Soeharto bergerak cepat, salah satunya dengan membubarkan Partai Komunis Indonesia. Bahkan, sederet menteri ikut ditangkap, tak lama setelah Supersemar terbit. Perlahan, kekuasaan Sukarno pun menurun.

Baca Juga: Beda dari May Day, Berikut Sejarah Singkat Hari Pekerja Indonesia Tiap 20 Februari

Masih dari laman Kompas, Supersemar terbit bukan berasal dari keinginan Sukarno sendiri, melainkan dari tekanan. Sebelum 11 Maret 1966, Sukarno dibujuk agar menyerahkan kekuasaannya kepada Soeharto. Namun, dia menolak, bahkan marah.

“Terlihat ada usaha untuk menekan Sukarno, juga ada pengiriman 3 jenderal ke Istana Bogor,” sambung laman Kompas.

Kompas juga melanjutkan bahwa bagi Sukarno, surat ini bukan pengalihan kekuasaan atau transfer of authority. Surat ini bermaksud untuk mengendalikan keamanan, termasuk keamanan Sukarno sendiri sebagai presiden serta keluarganya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Peringatan SupersemarSejarah SupersemarSupersemar 11 Maret
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Next Post
Heeseung.

Penggemar Kompak Luncurkan Tagar “BringHeeseungBack”, Heeseung Hengkang dari ENHYPEN

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID