JEMBER, Tugujatim.id – Selain kesehatan fisik, penting bagi ibu hamil harus jaga mental. Hal itu dikarenakan dapat berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan perkembangan bayi selama dalam kandungan.
Tenaga Ahli (TA) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Andi Asmara menjelaskan, kesehatan mental ibu hamil sangat mempengaruhi kesehatan, baik ibu dan bayinya.
“Apabila kondisi mental terganggu, kondisi kesehatan ibu dan janin pun akan terpengaruh.” ujar Andi Asmara saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, pada Jumat (22/11/2024).
Menurut Andi Asmara, kesehatan mental seorang ibu menjadi faktor utama yang penting di masa ibu hamil. Salah satu upaya untuk mengantisipasi terganggunya kesehatan mental ibu hamil yaitu, diperlukan dukungan keluarga dekat khususnya seorang suami.
Keterlibatan suami, misalnya, dalam memberikan dukungan emosional, membantu pekerjaan rumah tangga, dan memastikan ibu hamil mendapatkan waktu yang cukup untuk beristirahat, dapat menjadi faktor penentu dalam menjaga keseimbangan mental ibu.
Selain itu, dirinya juga menyinggung terkait dibentuknya TPPS baik di tingkat desa maupun kecamatan, yang dapat mendukung pelaksanaan strategis nasional, dalam upaya mempercepat penurunan stunting.
“Kemampuan dalam mengedukasi masyarakat yang tepat menjadi salah satu indikator kesuksesan tim monitoring evaluasi TPPS,” jelas Andi Asmara.
Seluruh komponen mulai dari Ketua TPPS Kecamatan dan desa, nakes hingga kader TPK diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan, khususnya kesehatan ibu dan anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








