• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
mojokerto tugu jatim

Petugas masih memantau asap di sekitar Gunung Penanggungan. Foto: BPBD Mojokerto

Sempat Bikin Geger Warga Mojokerto, Kebakaran di Gunung Penanggungan Hampir Padam

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Warga Mojokerto, Jawa Timur, sempat digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang terjadi di Gunung Penanggungan. Kebakaran tersebut melanda tiga titik, yaitu titik pendakian Tamiajeng, jalur pendakian Kedungudi, dan jalur pendakian Kunjorowesi.

Saking luasnya kebakaran, kobaran api sempat terlihat dari beberapa wilayah. Warga Mojosari hingga Ngoro sempat memotret nyala kobaran api pada Kamis (2/11/2023) malam.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

“Sempat kaget kok tiba-tiba ada nyala merah terus tambah besar. Ternyata ada kebakaran,” ujar salah satu warga, Fida Soliha, pada Jumat (3/11/2023).

Upaya pemadaman melibatkan berbagai pihak mulai dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Perhutani, relawan seperti LPBI NU, Relawan Peduli Api, dan lainnya.

Lalu, beberapa personil dibagi dalam beberapa wilayah. Untuk jalur Tamiajeng sejumlah 34 orang, jalur Kunjorowesi sebanyak 43 personil, dan jalur Kedungudi sebanyak 54 orang. “Kami bagi beberapa wilayah. Sebab wilayah terdampak kebakaran sangat luas. Terlebih medan yang dilalui juga lumayan berat,” ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, pada Jumat (3/11/2023).

Kabar terkini yang diterima Tugu Jatim, api dinyatakan padam pada Jumat (3/11/2023) sekitar pukul tiga dini hari. Namun beberapa titik masih menampakkan kepulan asal, seperti di Bukit Gajah Mungkur.

Ketua relawan SESE, Sarfin Hadi yang sempat berada di lokasi kebakaran mengatakan bahwa memang kepulan asap masih dapat terlihat dari kawasan pemukiman penduduk. Namun asap tersebut tak sebesar kemarin, Kamis (2/11/2023).

Tak hanya itu, tim relawan hanya dapat melakukan tindakan saat sore dan malam hari. “Sebab saat siang hari cuaca begitu panas. Selain juga medan yang kami hadapi cukup terjal dan sulit,” imbuh Sarfin.

Akibat peristiwa ini, seluruh jalur pendakian untuk sementara ditutup total. Sarfin berharap malam nanti (3/11/2023) ketiga lokasi terdampak kebakaran dapat padam seluruhnya.

Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita mojokertoBerita Mojokerto hari inigunung penanggungankebakaran gunung penanggunganMojokerto
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Meski PAD Turun di 2024, Pj Wali Kota Malang Optimistis PAD Bakal Normal di 2025

Meski PAD Turun di 2024, Pj Wali Kota Malang Optimistis PAD Bakal Normal di 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID