• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Butet Kartaradjasa. (Foto: Pemkab Kediri/Tugu Jatim)

Seniman dan budayawan Butet Kartaradjasa (kiri) dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Sendang Tirto Kamandanu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Senin (15/08/2022). (Foto: Pemkab Kediri)

Seniman Butet Kartaradjasa: Kediri Layak Disebut Mother of Nusantara

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Sendang Tirto Kamandanu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, yang mengangkat tema “Ke Diri Menuju Jatining Diri” menghadirkan seniman dan budayawan Butet Kartaradjasa itu membuka wawasan mengenai Kediri dalam perspektif sejarah dan kebudayaan.

Diskusi yang disiarkan secara live streaming di YouTube Dhito Pramono dan Pemkab Kediri pada Senin (15/08/2022) itu memunculkan ulasan soal Kediri. Mulai kekayaan budaya dan sejarah kebesarannya, keberadaan Kediri dinilai memengaruhi Indonesia.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Seniman dan budayawan Butet Kartaradjasa menyebut, jejak sejarah yang ada di Kediri merupakan harta karun yang sangat berharga. Bahkan, harta karun yang ada tidak hanya milik Kediri, tapi juga harta karun Indonesia. Hingga Kediri pun dinyatakan layak menjadi mother of Nusantara.

Butet Kartaradjasa. (Foto: Pemkab Kediri/Tugu Jatim)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ngobrol gayeng bareng Butet Kartaradjasa (kanan) usai acara Focus Group Discussion (FGD) di Sendang Tirto Kamandanu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Senin (15/08/2022). (Foto: Pemkab Kediri)

Butet menceritakan, dalam kunjungannya di kompleks pemakaman Setono Gedong, di sana ada makam muslim dan di bagian tengah ada tatakan dengan relief garuda wisnu. Kompleks pemakaman Setono Gedong sendiri ada makam beberapa tokoh penting, di antaranya Sunan Mas atau Amangkurat III dan Syekh Al Wasil Samsudin.

“Bagaimana itu di tengah kuburan muslim ada jejak sejarah Sanjaya, ada relief garudeya (garuda),” katanya.

Butet Kartaradjasa. (Foto: Pemkab Kediri/Tugu Jatim)
Suasana acara Focus Group Discussion (FGD) di Sendang Tirto Kamandanu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Senin (15/08/2022). (Foto: Pemkab Kediri)

Butet menambahkan, dalam riset yang pernah dilakukannya mendapat pengetahuan bahwa pertama kali merah putih dikibarkan di Kediri oleh Jayakatwang. Dua hal itu, baik pengibaran merah putih pertama kali di Kediri maupun temuan relief garuda yang dalam perkembangannya digunakan sebagai simbol atau lambang negara Indonesia, merupakan jejak sejarah yang luar biasa.

“Majapahit, permulaannya ya dari Kediri, berakhirnya Kediri karena ketika Islam dari Demak, Sunan Trenggono berhasil mengalahkan Kerajaan Majapahit dan itu kebangkitan Islam,” ungkapnya.

Menurut dia, harta karun yang ada di Kediri dilihat dari perspektif kebudayaan pun tidak akan pernah habis untuk ditimbang. Dia menyebutkan cerita-cerita panji merupakan puncak kebudayaan yang lahir di Kediri.

Bahkan, dia melanjutkan, di Thailand dan negara-negara Asia saat ini mengembangkan cerita panji yang sumbernya berasal dari Kediri.

Butet Kartaradjasa. (Foto: Pemkab Kediri/Tugu Jatim)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan) terlibat dalam Focus Group Discussion (FGD) di Sendang Tirto Kamandanu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Senin (15/08/2022). (Foto: Pemkab Kediri)

“Jadi ibu kota cerita-cerita tentang panji itu di sini, puncak kebudayaan yang tidak hanya memengaruhi Indonesia, tapi mempengaruhi Asia, ” tegas Butet.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Imam Mubarok atau yang akrab disapa Gus Barok menyampaikan, Kediri memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa.

Dalam catatan Ling Wai Tai Ta, Gus Barok melanjutkan, Kerajaan Panjalu itu sampai Papua Barat. Bahkan, di Situs Kedaton, Jambi, ada huruf yang namanya Kediri Kwadrat. Sebagaimana diketahui, huruf itu berada dalam inskripsi yang berbunyi Pamursita Nira Mpu Kusuma.

“Di situs adan-adan (Kediri) ada jaladwara yang sama di sana, (artinya) bahwa Kediri ini luasnya minta ampun,” tuturnya. (adv)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Bupati Kediri Hanindhito Himawan PramanaButet Kartaradjasafocus group discussionFocus Group Discussion di Kabupaten KediriKabupaten KediriKabupaten Kediri hari iniPemkab KedirisenimanSeniman dan budayawan Butet Kartaradjasa
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Mas Dhito. (Foto: Pemkab Kediri/Tugu Jatim)

Mas Dhito Disebut Satu-satunya Bupati yang Bisa Menyatu dengan Rakyat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID