• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sepatu sutra produk Koperasi Kupu Sutera di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang dipamerkan di KTT G20 Indonesia, merupakan hasil karya difabel dan buruh tani. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Sepatu sutra produk Koperasi Kupu Sutera di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, yang dipamerkan di KTT G20 Indonesia, merupakan hasil karya difabel dan buruh tani. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Sepatu Sutra Produk Koperasi Kupu Sutera Pasuruan Dibuat oleh Difabel dan Buruh Tani

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
4 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sepatu sutra hasil karya Koperasi Kupu Sutera di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akan menghiasi stan pameran di KTT G20 Indonesia. Siapa sangka dibalik tampilan uniknya, sepatu sutra ini tercipta dari tangan-tangan difabel dan buruh tani.

Ketua Koperasi Kupu Sutera, Arianto Nugroho (47) mengungkapkan bahwa usaha pengolahan benang ulat sutra yang digelutinya sejak tahun 2016 ini, memang diniatkan sebagai social entrepreneurship. Oleh karenanya, dia mengajak difabel serta buruh tani sebagai mitra dalam membuat sepatu sutra dan produk olahan dari benang ulat sutra lainnya.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Pria yang akrab disapa Antok ini ingin memberdayakan difabel yang masih sering dianggap sebelah mata di masyarakat. “Kita ini memang sosial bussines, kasihan mereka kaum disabilitas, kadang mau cari pekerjaan susah, mangkanya kita bina,” ujarnya, pada Kamis (10/11/2022).

WhatsApp Image 2022 11 10 at 18.42.12
Ketua Koperasi Kupu Sutera, Arianto Nugroho (47) mengembangkan bisnis sepatu sutra sebagai sosial entrepreneurship. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Sementara untuk buruh tani, Antok mengaku bahwa dia sendiri merasa miris dengan nasib buruh tani di Indonesia. Para buruh tani kerap menjadi korban permainan harga oleh para tengkulak. “Kenapa saya memberdayakan petani biar tidak dipermainkan tengkulak karena harga jual mereka jadi jatuh,” ucap mantan petani di lereng Gunung Arjuno ini,

Antok juga terus berinovasi agar hasil penjualan produk olahan benang ulat sutra buatannya bisa menyejahterakan para difabel dan buruh tani. Salah satunya melalui produk sepatu sutra yang memang diproduksi untuk segmen menengah ke atas.

Dia sengaja membuat produk sepatu sutra ini agar terasa premium dengan cara pembuatannya yang manual. Mulai dari budi daya ulat sutra hingga pemintalannya dilakukan secara handmade. Pewarnaanyapun menggunakan bahan pewarna alami dari ekstrak daun-daunan.

Tidak heran jika harga jualnya mencapai jutaan rupiah per sepatunya. “Karena manual, satu sepatunya itu bikinnya bisa satu minggu sendiri, dijual rentang harga Rp1,7 juta sampai Rp2,5 juta,” paparnya.

Meskipun harga jualnya cukup tinggi,  namun produk sepatu sutra buatan Koperasi Kupu Sutera ini banyak diminati di pasar lokal. Kalangan pejabat hingga artis, mulai dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi); Menteri BUMN RI, Erick Thohir; Runner Up II Putri Indonesia, Adinda Cresheilla; hingga artis Helmy Yahya dan Noe Letto tertarik membeli sepatu sutra ini.

“Sementara ini lokal di Indonesia juga sudah mulai diminati. Kita ingin mengubah stigma sutra yang identik dengan orang tua biar diminati anak muda,” ucapnya.

Saat ini, Antok fokus mengembangkan usahanya agar menembus pasar internasional. Salah satunya dengan mengenalkan produknya di event pameran internasional seperti event balapan Sirkuit Mandalika dan KTT G20 Indonesia. “Bulan depan juga ada dari Australia dan Jepang yang coba meminang produk kita. Semoga bisa laku di luar negeri,” harapnya.

Tags: Kabupaten PasuruanSepatu sutrasutra
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Aksi Malang Menghitam Wujud Aremania Cinta Damai

Aksi Malang Menghitam Wujud Aremania Cinta Damai

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID