Serbuan Vaksin Kodim 0811 Tuban Sasar Ponpes Sunan Bejagung dan Gereja Santo Petrus - Tugujatim.id

Serbuan Vaksin Kodim 0811 Tuban Sasar Ponpes Sunan Bejagung dan Gereja Santo Petrus

  • Bagikan
Proses vaksinasi yang digelar oleh Kodim 0811 Tuban dan dilakukan di Gereja Santo Petrus, Tuban, Jumat (20/8/2021). (Foto: Dokumen/Penerangan Kodim 0811 Tuban) tugu jatim
Proses vaksinasi yang digelar oleh Kodim 0811 Tuban dan dilakukan di Gereja Santo Petrus, Tuban, Jumat (20/8/2021). (Foto: Dokumen/Penerangan Kodim 0811 Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Serbuan vaksinasi untuk dosis kedua dilakukan Kodim 0811 Tuban, Jumat (20/8/2021) ini. Kali ini, dalam penyuntikan vaksin Covid-19 ini digelar di dua lokasi sekaligus, Yakni Pondok Pesantren Sunan Bejagung Kidul dan Gereja Santo Petrus Tuban, Jumat (20/8/2021).

Kali ini, 800 dosis disiapkan. Dari jumlah tersebut, 200 dosis diperuntukan untuk guru ponpes dan santri putra-putri Ponpes Sunan Bejagung, Kabupaten Tuban. Sedangkan selebihnya untuk masyarakat yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama.

Proses vaksinasi yang digelar oleh Kodim 0811 Tuban dan dilakukan di Ponpes Sunan Bejagung Jumat (20/8/2021). (Foto: Dokumen/Penerangan Kodim 0811 Tuban) tugu jatim
Proses vaksinasi yang digelar oleh Kodim 0811 Tuban dan dilakukan di Ponpes Sunan Bejagung Jumat (20/8/2021). (Foto: Dokumen/Penerangan Kodim 0811 Tuban)

Dalam sambutannya Komandan Kodim (Dandim) 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon mengatakan bahwa kegiatan Serbuan Vaksinasi ini merupakan program nasional serta instruksi dari Kodam V Brawijaya.

“Hari ini Kodim 0811 Tuban menyediakan sebanyak 800 dosis vaksin yang akan dihabiskan pada hari ini untuk masyarakat Tuban. Dengan menyediakan di dua tempat, yakni di Ponpes Sunan Bejagung Kidul, Kecamatan Semanding dan Gereja Santo Petrus Kecamatan Tuban,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dandim Tuban menjelaskan, untuk mencegah kerumunan pihaknya sudah mempelajari tentang beberapa kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. Di mana tenaga skrining atau observer harus lebih banyak dari pada penyuntik. Sehingga tidak akan terjadi penumpukan.

“Kita persiapkan untuk satu penyuntik dan di bawahnya harus memiliki 3 tim observer. Sehingga dalam pelaksanaannya lebih cepat. Sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, Tania salah satu pelajar SMP Katholik Ronggolawe yang masih berusia 14 tahun juga mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi massal di Gereja Santo Petrus yang digelar Kodim 0811 ini berjalan sangat tertib dan sesuai protokol kesehatan (prokes). Sehingga, warga merasa nyaman karena tidak ada aksi saling serobot. Ia pun berpesan untuk para kalangan pelajar agar mengikuti program vaksinasi ini.

“Pelaksanaannya cukup cepat jadi tidak mengantri terlalu lama. Bahkan dikasih air minum. Bagi rekan-rekan pelajar jangan takut untuk divaksin! Demi kesehatan kita,” beber Tania kepada awak media.

  • Bagikan