• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kasus fetish mukena yang terjadi di Kota Malang. (Foto: Pixabay) tugu jatim

Ilustrasi kasus fetish mukena yang terjadi di Kota Malang. (Foto: Pixabay)

Tanggapan Ahli Kesehatan Mental tentang Fetish Mukena di Malang: Dilatari Faktor Trauma dan Masalah Kejantanan

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Setelah Gilang pengidap fetish kain jarik, asal Surabaya, kini ada lagi pengidap serupa di Kota Malang. Dia adalah Dimas Alvian, pengidap fetish mukena. Lelaki berkacamata ini viral usai ketauan memanfaatkan foto-foto model mukena kenalannya dijadikan konten di sebuah akun fetish.

Pakar Kesehatan Mental dari Universitas Brawijaya (UB), Dr Sumi Lestari S.Psi M.Si ikut angkat bicara memberikan analisis terkait perilaku aseksual ini. Namun, untuk kepastian apakah pria ini mengidap fetish belum dipastikan. Perkara ini pun sedang diproses pihak kepolisian.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM

Menurut dia, faktor penyebab perilaku aseksual ini ada banyak macam. Umumnya diakibatkan faktor traumatis seperti pelecehan atau kekerasan seksual. Pengalaman ini membuat tubuhnya menolak atau mengalihkan objek seksualnya.

Selain itu, secara prevalensi menyebutkan gangguan fetish ini banyak dialami pria daripada wanita karena faktor kejantanan. Di mana jika dorongan seksual ini tidak terpenuhi, maka muncullah sikap inferioritas hingga perasaan ketakutan berlebih mengalami penolakan pasangannya.

”Akhirnya pelarian seksual dialihkan ke obyek benda mati, sebagai pelindung dan mengimbangi perasaan ketidakmampuannya (kejantanan). Kalau benda mati kan bisa dia kontrol daripada manusia,” ungkap dia dihubungi reporter, Jumat (20/8/2021).

Sumi menjelaskan, fetish adalah gangguan orientasi seksual pada benda mati atau bagian tubuh genital yang tidak umum. Misal sepatu, sapu tangan, kain jarik, rambut hingga terbaru ini mukena pun ternyata bisa jadi objek fetish.

”Jadi saat melihat benda yang jadi preferensinya itu terjadi dorongan erotisme. Termasuk bagian tubuh non-genital kayak jari, telapak tangan, kaki itu juga cenderung jadi objek fetish,” jelas dia.

Page 1 of 2
12Next
Tags: berita malangberita Malang hari iniFetish MukenaKota MalangKriminalMalangpelecehanUBUniversitas Brawijaya
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti saat meninjau proses vaksinasi di Rumah Dinas Wali Kota Batu, Jumat (20/8/2021). (Foto: Diskominfo Kota Batu) tugu jatim

Krisdayanti Tinjau Vaksinasi di Kota Kelahiran, Minta Pemda Tak Perlu Tutupi Data Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID