Sinopsis Film The Forbidden Kingdom, Aksi Kolaborasi Antara Jet Li dan Jackie Chan - Tugujatim.id

Sinopsis Film The Forbidden Kingdom, Aksi Kolaborasi Antara Jet Li dan Jackie Chan

  • Bagikan
Jackie Chan dan Michael Angarano dalam film The Forbidden Kingdom tahun 2008
Jackie Chan dan Michael Angarano dalam film The Forbidden Kingdom tahun 2008. (Foto: IMDb)

The Forbidden Kingdom merupakan film bergenre aksi petualangan yang berasal dari Amerika Serikat. Film ini menampilkan banyak adegan seru dari awal hingga akhir cerita. Film ini digarap sesuai arahan sutradara bernama Rob Minkoff.

Skenario film ini ditulis oleh dua orang sekaligus, yakni John Fusco dan Wu Cheng’en. Film berdurasi 113 menit ini didistribusikan secara resmi oleh dua perusahan sekaligus, yakni Lionsgate Entertaiment dan Weinstein Company. Film ini pertama kali dirilis pada tanggal 17 April 2008.

Film The Forbidden Kingdom dibintangi oleh aktor dan aktris kenamaan yang telah malang melintang di dunia perfilman. Pemeran utama dalam film ini adalah Michael Angarano. Film ini juga menampilkan dua aktor laga bela diri ternama di dunia.

Baca Juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Nazca, Peru

The Forbidden Kingdom menjadi film Hollywood perdana yang menampilkan kolaborasi antara Jet Li dan Jackie Chan sebagai aktor. Beberapa aktor dan aktris lainnya juga turut berperan dalam film ini, seperti Liu Yifei, Collin Chou, dan Li Bingbing.

Sinopsis Film The Forbidden Kingdom

The Forbidden Kingdom menceritakan tentang seorang remaja bernama Jason Tripitikas yang berasal dari Boston Selatan, Amerika Serikat. Ia sangat terobsesi dengan bela diri Cina.

Tripitakas selalu mencari informasi tentang bela diri Cina dari berbagai sumber. Salah satunya melalui film. Pada suatu hari, ia mengunjungi sebuah toko gadai Chinatown milik Old Hop (Jackie Chan) untuk membeli DVD Wuxia. Di sana, ia melihat tongkat emas yang pernah muncul dalam salah satu mimpinya.

Old Hop mengatakan bahwa tongkat itu milik seseorang yang tertinggal. Tongkat tersebut dijaga secara turun temurun agar suatu saat nanti bisa mengambil. Saat dalam perjalanan pulang, Tripitakas mendapat gangguan dari para penjahat yang dipimpin oleh Lupo.

Baca Juga: Prekuel Game of Thrones Akan Rilis Tahun 2022, Fokus ke Cerita Keluarga Targaryen

Para penjahat dalam kisah The Forbidden Kingdom tersebut mengincar tongkat yang dibawa Jason. Hop yang kala itu membantu pun meminta Tripitakas menyerahkan tongkat tersebut ke pemilik yang sah. Sayangnya Tripitakas menolak dan Hop pun tertembak. Saat berusaha kabur, Tripitakas terjatuh hingga tidak sadarkan diri. Ia pun terbangun di tempat yang seperti Cina tempo dulu. Kala itu, daerah tersebut mendapat serangan dari tentara yang berlapis baja.

Jason diselamatkan oleh Lu Yan (Jackie Chan) yang merupakan seorang pria pemabuk. Lu pun menceritakan kisah persaingan Raja Kera (Jet Li) dan Panglima Perang Giok. Kala itu, panglima menipu raja agar bisa menyisihkan tongkat sihirnya.  Panglima pun mengubah makhluk itu menjadi sebuah patung batu. Sayangnya, raja melempar tongkat tersebut jauh sebelum adanya transformasi. Lu mengakhiri ceritanya dengan ramalan tentang pencarian tongkat akan membebaskan raja.

Pada suatu hari, Lu, Tripitakas, dan Sparrow berjumpa dengan seorang pria asing berpakaian putih. Tiba-tiba pria tersebut mengambil tongkat tersebut. Hal itu sontak menyebabkan aksi baku hantam. Sebuah fakta pun terungkap, Pria yang merupakan seorang biksu tersebut ternyata memiliki niat baik untuk menjaga keamanan tongkat. Akhirnya sang biksu pun bergabung dengan Lu, Tripitakas, dan Sparrow untuk menggulingkan Warlord serta membebaskan raja.

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Review

Proses produksi The Forbidden Kingdom menghabiskan anggaran yang cukup besar, yakni 55 juta dolar Amerika Serikat. Selama penayangannya, Box Office Mojo mencatat pendapatan untuk film The Forbidden Kingdom ini adalah lebih dari 6.2 juta dolar Amerika Serikat (AS) dengan 39,1 persen di antaranya berasal dari penayangan secara internasional.

Pendapatan  film ini memang tidak terlalu banyak. Film ini pun memperoleh penilaian yang tdak terlalu bagus dari para kritikus maupun penonton. Situs Rotten Tomatoes memberi skor 48 persen berdasarkan penilaian penonton. Sementara itu, situs IMDb memberi skor 4.6 dari 10 untuk film ini. (Sindy Lianawati/gg)

  • Bagikan