MALANG, Tugujatim.id – Peresmian SMA Taruna Nusantara Malang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto pada Selasa (13/01/2025). Bahkan, para menteri serta pejabat yang merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara ikut hadir.
SMA Taruna Nusantara hanya memiliki satu kampus sejak berdiri pada 1990. Lokasinya di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pada 2025, SMA ini memiliki dua kampus tambahan, yakni di Kabupaten Malang dan Kota Cimahi.
Baca Juga: 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan pada Tukang Becak Lansia Tuban
Penambahan dua kampus tersebut berkat gagasan Prabowo Subianto saat menjabat sebagai menteri pertahanan. Dia berharap SMA Taruna Nusantara bisa membangun kampus baru di setiap provinsi.
“Wadah-wadah semacam SMA Taruna Nusantara ini sangat perlu di setiap negara. Dari pengamatan kami terhadap negara yang berkembang pesat, di sana ada ratusan sekolah semacam ini (Taruna Nusantara),” terang Prabowo dalam sambutannya.

Dia menyebut, Malaysia telah memiliki puluhan sekolah semacam SMA Taruna. Ratusan sekolah di Inggris juga memiliki sistem seperti SMA Taruna Nusantara.
“Kami bertekad untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi di sekolah semacam ini. Karena itu, kami menambah sekolah-sekolah semacam SMA Taruna Nusantara ini,” kata Prabowo.
Untuk diketahui, SMA Taruna Nusantara di bawah naungan Kementerian Pertahanan RI dan memiliki tambahan wawasan kebangsaan yang diajarkan pamong pengajar yang berasal dari TNI. Pendirian sekolah bertujuan untuk mencetak putra-putri bangsa Indonesia yang berkapasitas unggul.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Posko Kesehatan Pegadaian Peduli di Aceh Tamiang
Prabowo menegaskan, pembangunan suatu bangsa terletak pada kemampuannya dalam menguasai ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi. Sehingga, bangsa tersebut bisa mencapai tingkat peradaban yang tinggi.
“Dengan demikian kami dapat memberi kesejahteraan dan kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia, lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” kata Prabowo.

Tekad dia untuk menambah sekolah-sekolah unggulan semacam SMA Taruna Nusantara. Salah satunya adalah SMA Garuda.
“Sasaran kami di setiap provinsi harus ada SMA Taruna Nusantara atau SMA Garuda,” ujarnya.
Bahkan, jika memungkinkan pihaknya akan mendirikan sekolah unggulan terintegrasi di setiap kota/kabupaten. Dia berharap sebanyak 500 sekolah unggulan bisa diselesaikan dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
“Sekolah semacam ini sangat penting,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








