PASURUAN, Tugujatim.id – Kelalaian kecil berujung fatal. Seorang sopir bus antarkota dilaporkan tewas setelah terlindas kendaraan yang dikemudikannya sendiri di bahu jalan Tol Pandaan-Malang, Senin pagi (23/02/2026).
Anggota Unit Lantas Polsek Pandaan Aipda Heru Susanto menjelaskan, korban diketahui bernama Moch. Sanalis, pengemudi bus Medali Mas. Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di KM 56 A wilayah Pandaan, Kabupaten Pasuruan.
“Saat kejadian, bus yang dikemudikan Sanalis tengah membawa sekitar 15 penumpang dari Surabaya menuju Malang,” terangnya.
Baca Juga: Sopir Ngantuk dan Tak Konsen, 4 Kecelakaan di Pasuruan Terjadi dalam Sehari
Aipda Heru menjelaskan, gangguan rem saat perjalanan bus semula berlangsung normal di Tol Pandaan-Malang. Namun, saat memasuki ruas tol menuju Malang, kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Demi keselamatan penumpang, Sanalis memutuskan menepikan bus ke bahu jalan untuk memeriksa.
Seperti prosedur darurat, sopir kemudian turun dari kendaraan dan masuk ke kolong bus guna membenahi bagian rem yang bermasalah.
Diduga Lupa Tarik Rem Tangan
Petugas menduga korban tidak melakukan pengamanan dasar sebelum memperbaiki. Sanalis diduga lupa menarik rem tangan (handbrake) serta tidak memasang ganjal ban.
Padahal, kedua langkah tersebut merupakan prosedur penting ketika kendaraan berhenti dalam kondisi darurat, terutama di medan yang tidak sepenuhnya datar.
Aipda Heru menjelaskan, bus tiba-tiba bergerak maju saat korban berada di bawah kendaraan.
“Tiba-tiba kendaraan busnya berjalan maju sendiri ke depan. Hingga ban belakang kanan melindas korban yang berada di kolong sedang memperbaiki rem,” ujarnya.
Baca Juga: Maling Bobol Tembok Toko Sembako di Pasuruan, Dagangan Dikuras Habis
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sangat berat. Di antaranya luka robek di kepala, patah pada tangan kiri, siku kiri robek, serta luka robek di bagian punggung kiri. Sanalis dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Watukosek untuk penanganan lebih lanjut. Sementara unit bus diamankan sebagai barang bukti.
Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan. Polisi menduga kuat insiden dipicu faktor kelalaian pengemudi.
“Penyebab lakanya karena kurang kehati-hatian sopir busnya, diduga lalai. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” tambah Aipda Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar
Editor: Dwi Lindawati








