Soto Sewu Bojonegoro, Soto Super Murah Seporsi Hanya Rp 1.000

  • Bagikan
soto sewu bojonegoro
Tampak depan tampilan angkringan Soto Sewu yang harga seporsi hanya Rp 1.000. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Bojonegoro –  Selain terkenal dengan wisata Kayangan Api, kini masyarakat Bojonegoro tengah memperbincangkan kuliner yang terbilang sangat murah, yaitu Soto Sewu. Sesuai namanya, soto ini dijual dengan harga super murah, yakni seribu rupiah.

Nia Ika, pemilik warung dengan nama “Angkringan Soto Sewu” ini mengaku baru memulai usahanya dari satu bulan yang lalu. Namun demikian, soto yang dibandrol dari harga Rp 1.000 hingga Rp 5.000 ini setiap harinya ramai dikunjungi pembeli.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Seperti soto pada umumnya, Soto Sewu Bojonegoro ini berisi lengkap. Terdapat telur, bihun, nasi, ayam, kuah, dan bumbu rempah lainnya. Bisa dibilang kuliner ini memang menyajikan porsi sesuai dengan pesanan pembeli.

Baca Juga: Semeru Meletus, Diduga Ada 1 Pekerja Tambang Pasir Jadi Korban

Nia sendiri memiliki ide membuka Angkringan Soto Sewu ini setelah ia berkunjung ke rumah saudaranya yang berada di luar kota.

“Ide soto sewu ini sebenarnya pas waktu di Wonogiri. Kan keluarga di sana semua. Di sana ada yang namanya Soto Sewu, terus tak coba bawa ke sini (Bojonegoro), karena di sini belum ada,” ungkap Nia saat ditemui Tugu Jatim di warungnya, Sabtu (28/11) lalu.

Nia Ika, pemilik warung Soto Sewu Bojonegoro
Nia Ika, pemilik Soto Sewu Bojonegoro ketika ditemui Sabtu (28/11) lalu. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Awalnya Nia hanya mempromosikan lewat media sosial Facebook. Mengetahui respon masyarakat sangat bagus, membuat Nia semakin yakin bahwa usahanya tersebut akan terus berkembang.

“Setelah di promosikan di facebook. Awalnya hanya sekedar promosi, hanya ingin memberi tahu masyarakat saja, dan responnya sangat positif banget”

Angkringan yang buka dari pukul 08.00 WIB sampai 19.00 WIB ini dalam satu harinya bisa menghabiskan beras hingga 10 kg. Tempatnya pun cukup strategis, yaitu tepat sebelah jembatan Sosrodilogo Bojonegoro yang membuat masyarakat mudah untuk menjangkaunya.

Nia sendiri tidak hafal dari mana saja pengunjung yang datang untuk mencicipi soto racikannya tersebut.

Baca Juga: Akses Jembatan Glendeng Masih Putus, Pengusaha Keluhkan Biaya Operasional

“Yang datang dari berbagai tempat, ada yang dari Sidoarjo. Karna saking banyaknya jadi tidak bisa nanya satu-satu”

Hendrawan salah satunya, datang jauh-jauh dari Lamongan karena penasaran dengan soto seharga seribu rupiah tersebut

“Rasanya cukup nikmat, pas dengan lidah orang-orang Jawa”, ungkap Hendrawan kepada Tugu Jatim.

Untuk menjual Soto Sewu, kini Nia dibantu oleh 10 karyawan yang tak lain adalah keluarganya sendiri. Nia berharap kedepannya selalu laris dikunjungi pembeli.

“Semoga laris terus, semoga banyak pembeli juga”, tutup Nia. (Mila Arinda/gg)

  • Bagikan