TUBAN, Tugujatim.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyedia menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tuban. Hal ini berkaitan dengan pasca dugaan keracunan yang dialami delapan siswa SMKN di Kecamatan Tambakboyo beberapa hari lalu. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi atas standar penyajian makanan.
SPPG yang terletak di Desa Glondonggede, kecamatan setempat yang ditutup, sebelumnya juga sempat dikritik saat awal beroperasi karena ditemukan dugaan larva pada kemasan makanan.
Baca Juga: Wabup Tuban: Pengawasan Pangan Tak Hanya SPPG, Semua Lembaga Harus Terlibat
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menjelaskan, penutupan SPPG oleh BGN merupakan sanksi sementara sembari dilakukan proses evaluasi total.
“Kalau nggak salah ini di Tambakboyo, sudah dapat sanksi sementara sampai proses evaluasi selesai,” ujar Bupati Lindra.
Bupati dua periode ini menilai tindakan BGN menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas MBG agar tetap sesuai standar keamanan pangan. Meski sempat muncul kekeliruan, Lindra menegaskan bahwa tujuan utama program MBG tetap penting sebagai upaya pemenuhan gizi bagi generasi muda.
“Kalau dalam 1-2 hal ada kekeliruan, ya harus dievaluasi. Tapi niat baik presiden untuk memberi gizi menyeluruh itu perlu kami apresiasi,” tegasnya.
Langkah Tegas Pemerintah Pusat Berani Perbaiki Gizi Nasional
Menurut dia, jika hanya mencari sisi negatif, kesalahan sekecil apa pun akan terus ditemukan. Namun, keberanian pemerintah pusat melalui presiden dalam memulai langkah besar untuk perbaikan gizi nasional patut diapresiasi.
“Kalau semua dilihat negatifnya, lubang tikus pun ketemu. Tapi bagaimana seorang pemimpin berani mengawali hal baik, itu mahal,” imbuhnya.
Putra Mahkota Anggota DPR RI ini juga menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat atau provinsi, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyediaan makanan.
Program MBG melalui SPPG menjadi bagian dari upaya nasional menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, termasuk di Tuban. Dengan evaluasi dari BGN ini, pemerintah daerah berharap implementasi ke depan lebih aman, higienis, dan tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








