• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pengusaha terasi Puger.

Sunaria, pengusaha terasi Puger, Kabupaten Jember, yang bertahan 10 tahun di tengah kelangkaan udang rebon bahan baku lokal. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Sunaria, Pengusaha Terasi Puger yang Bertahan 10 Tahun di Tengah Kelangkaan Bahan Baku Lokal

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Bisnis, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Sunaria, 60, pengusaha terasi di Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jatim, telah menggeluti usaha pembuatan terasi selama kurang lebih 10 tahun. Meski berlokasi di kawasan pesisir pantai yang dikenal dengan hasil lautnya, pengusaha terasi Puger itu kini menghadapi kendala serius, kelangkaan udang rebon lokal.

Sunaria menjelaskan proses pembuatan terasi dimulai dari udang basah (rebon) yang dijemur selama satu hari.

You might also like

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

20/07/2026 3:30 PM
GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

14/07/2026 1:52 PM

“Udang basah yang kecil-kecil dijemur dulu, terus digiling. Habis giling dijemur lagi, baru digiling lagi,” ujarnya sembari memegang bahan baku terasi di kedua tangannya.

Baca Juga: 40 Tahun Napia di Jantung Perdagangan Ikan Puger Jember: Melawan Pasang Surut Ekonomi dan Cuaca

Proses penggilingan dilakukan dua kali. Setelah penggilingan kedua, terasi ditumbuk secara manual untuk menghasilkan tekstur yang lebih baik.

“Kalau pakai mesin terus, hasilnya kurang bagus, cepat kering. Jadi tahap akhir saya tumbuk manual,” jelasnya saat ditemui Tugujatim.id beberapa waktu lalu.

Dengan cuaca yang mendukung, proses pembuatan terasi membutuhkan waktu sekitar 3 hari hingga siap dijual. Terasi dijual dalam kemasan kotak seberat 1 kilogram dengan harga Rp60.000 per kilogram.

Dalam satu kali produksi, pengusaha terasi Puger ini membutuhkan 1,5 ton udang basah yang akan menghasilkan sekitar 450 kilogram terasi jadi.

“Kalau 1 ton udang basah, jadinya sekitar 300 kilogram terasi,” paparnya.

Pemasaran produknya dilakukan melalui tengkulak yang kemudian mendistribusikan hingga ke berbagai daerah seperti Kalimantan dan Papua.

“Saya jual di sini saja, sudah ada yang ambil. Ada tengkulak dari Tanggul dan daerah lain,” katanya.

Kendala Peroleh Udang Rebon yang Langka

Kendala terbesar yang dihadapi Sunaria adalah kelangkaan udang rebon dari Puger. Menurut dia, udang Puger sudah sekitar 7 tahun tidak ada. Kendala itu mengharuskan dia membeli bahan baku terasi dari beberapa daerah.

“Jadi sekarang saya pakai udang dari Tuban dan Gresik,” ungkapnya dengan nada menyesal.

Dia mengakui ada perbedaan kualitas yang signifikan antara udang Puger dengan udang dari daerah lain. Dia menilai, udang Puger lebih bagus, rasanya lebih manis dan gurih. Kendati demikian, bahan yang membuat cita rasa terasi lebih sedap itu harus menghadapi kelangkaan.

Meski bahan baku utamanya kini berasal dari luar daerah, Sunaria tetap memproduksi terasinya di Puger dan tidak berani mengklaim produknya sebagai terasi udang Puger asli demi menjaga kejujuran pada konsumen.

Meski langka, dia mengaku tidak pernah berhenti total dari usaha terasinya sejak memulai 10 tahun lalu. Profesi ini dia tekuni secara konsisten meski menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kelangkaan bahan baku lokal yang menjadi ciri khas terasi Puger.

Keberadaan pengusaha seperti Sunaria menjadi bukti kegigihan pelaku UMKM lokal yang terus bertahan di tengah keterbatasan, sambil tetap menjaga kualitas dan kejujuran dalam berbisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniBisnis terasi di Puger JemberJemberKabupaten Jember hari iniPengusaha terasi di Puger Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

GBC ke-74

GBC ke-74 Coach Fahmi Dimulai di Malang, 80 Pengusaha dari Berbagai Daerah Ikuti Pelatihan Bisnis

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 1:52 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Grounded Business Coaching (GBC) angkatan ke-74 resmi dimulai di Kota Malang, Selasa (14/07/2026). Pelatihan bisnis yang dikenal...

Teras Semeru.

Mengenal Muhammad Syafi’i, Santri Sukses Berdayakan Warga Kampung berkat Rumah Makan Teras Semeru Lumajang yang Viral

by Dwi Linda
06/07/2026 5:13 PM
0

LUMAJANG, Tugujatim.id – Di balik meroketnya angka kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Kabupaten Lumajang selama libur Lebaran 2026, ada satu...

Gading Gajah

Polda Jatim Bongkar Penyelundupan Gading Gajah, Kupu-Kupu Langka dan Benih Lobster ke Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
30/06/2026 12:15 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengungkap tiga kasus penyelundupan dan perdagangan ilegal sumber daya alam yang melibatkan...

Next Post
UM

Pembelajaran Interaktif Fisika Hadir di SMAN 1 Batu Lewat Program Asistensi Mengajar UM

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID