• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang, Sutiaji memaparkan potensi bencana di Kota Malang. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) tanah longsor kota malang 607 hektare

Wali Kota Malang, Sutiaji memaparkan potensi bencana di Kota Malang. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Sutiaji: 607 Hektare Wilayah Kota Malang Rawan Longsor

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Wali Kota Malang Sutiaji menyebut kurang lebih areal seluas 607 hektare di Kota Malang rawan terkikis dan berptensi tinggi untuk terjadi tanah longsor. Menurutnya, lokasi yang paling rawan yakni di wilayah bantaran sungai-sungai besar seperti Sungai Brantas dan Sungai Bango.

“Sekitar 607 hektare wilayah kita itu rawan terhadap longsor. Maka antisipasinya hari ini kita lakukan kesiapsiagaan secara menyeluruh,” ujar Sutiaji usai gelar Apel Pasukan Antisipasi Bencana Alam Serentak 2021 di halaman Balai Kota Malang, Senin (25/10/2021).

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

Selain itu, wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang juga dinilai belum optimal. Hal itu diperparah dengan adanya pendirian bangunan-bangunan baru di Kota Malang.

“Wilayah-wilayah yang harusnya tidak ada bangunan, terus didirikan bangunan. RTH kita habis, mestinya RTH kita itu 20 persen. Tapi saat ini RTH kita belum sampai 10 persen,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masalah kedisipinan masyarakat dalam membuang sampah juga menjadi sorotan. Sutiaji menilai masih banyak masyarakat yang tidak membuat sampah pada tempatnya. Hal itu terbukti dengan banyaknya sampah yang menyumbati drainase dan menyebabkan banjir.

“Kalau pendangkalan bisa dikeruk, tapi ada juga penyempitan sungai. Ini tugasnya BPBD, DPUPR dan DLH Kota Malang untuk melakukan pengerukan,” ucapnya.

Terlebih saat ini Kota Malang juga mulai memasuki musim penghujan. Bahkan tercatat sebanyak 230 rumah di Kota Malang tergenang banjir usai diguyur hujan lebat beberapa waktu lalu.

Sutiaji juga mengatakan bahwa musim penghujan saat ini dimungkinkan memiliki intensitas hujan yang lebih tinggi. Untuk itu masyarakat harus waspada saat Kota Malang dilanda hujan lebat.

“Hidrometeorologi itu susah diprediksi, jadi waktunya hujan kadang gak hujan. Sehingga berkumpul pada November hingga Januari. Intensitasnya sampai 70 persen kenaikannya. Untuk itu tidak ada daerah yang aman bencana,” jelasnya.

Sutiaji mengatakan, proyek drainase senilai Rp 124 miliar di wilayah rawan banjir telah diajukan kepada Pemprov Jatim. Namun lantaran ada refokusing untuk Covid-19, proyek tersebut gagal dianggarkan.

“Kemarin saya sudah minta, karena ini wilayah provinsi, di wilayah Jalan Borobudur itu harus dibuat sudetan ke Sungai Brantas. Sudah dianggarkan oleh provinsi Rp 124 miliar, tapi kena Covid-19 itu direfokusing,” bebernya.

“Kalau itu selesai (tetealisasi), maka Lowokwaru, Tulusrejo, Kedawung, Letjen Sutoyo hingga Glintung itu sudah teratasi,” pungkasnya.

Tags: Bencanabencana alamKota MalanglongsorMalangTanah LongsorWali Kota Malang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Potret keunikan Desa Tremas mulai dari Ponpes hingga tempat lahir presiden RI ke-6/tugu jatim

5 Keunikan Desa Tremas Kabupaten Pacitan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID