Tahun 2021, Sudah 27 Orang Meninggal Akibat COVID-19 di Kota Malang

  • Bagikan
Ilustrasi pemakaman COVID-19. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Ilustrasi pemakaman COVID-19. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Memasuki tahun baru 2021, belum ada sinyal positif bahwa virus corona menunjukkan gejala mereda. Pertambahan angka kasusnya masih terbilang tinggi. Di Kota Malang, di pekan pertama saja sudah ada 27 pasien kasus positif meninggal dunia dari 400 pertambahan kasusnya.

Itu adalah data dari Satgas COVID-19 Kota Malang tertanggal 1-8 Januari 2021. Tapi, diantara kasus itu, yang sembuh ada 359 orang. Jadi, total kasus positif hingga saat ini di Kota Malang mencapai 4.099 kasus jika dihitung sejak awal pandemi merebak.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Hal ini juga dibenarkan Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto. Kata dia, peningkatan bukan hanya terjadi pada minggu-minggu ini saja, tapi sudah beberapa bulan sebelumnya.

”Memang sejak beberapa bulan lalu kondisinya seperti ini. Gak hanya di minggu-minggu belakangan ini saja,” kata dia kepada awak media, Sabtu (9/1/2021).

Hal ini, lanjut dia kemudian berimplikasi pada proses pemulasaraan jenazah COVID-19 dengan sumber daya personil tenaga yang terbatas. Tak jarang, petugas di lapangan belakangan ini mengaku agak kepayahan karena kasus meninggal mulai meningkat.

“Itu memang jadi permasalahan tersendiri, karena memang pemulasaraan dan pemakaman Covid-19 itu ada SOP-nya sendiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak ada rencana untuk menambah personil tenaga pemulasaraan. Pihak UPT Pemakaman lebih memilih untuk mensiasati pengaturan jadwal dan waktu penguburan tiap jenazah. (azm/gg)

  • Bagikan