• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi vaksinasi. Penerima vaksin akan mendapatkan SMS secara serentak dari Kemenkes. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi vaksinasi. Penerima vaksin akan mendapatkan SMS secara serentak dari Kemenkes. (Foto: Pixabay)

Satgas COVID-19 UB Ingatkan Masyarakat Agar Tak Mudah Percaya Konspirasi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kedatangan vaksin COVID-19 disambut dengan berbagai respon oleh masyarakat. Mirisnya, tidak sedikit masyarakat yang percaya jika vaksin untuk virus dari galur flu tersebut adalah bagian dari konspirasi global.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya (UB), dr Aurick Yudha, mengingat masyarakat harus realistis. Karena virus COVID-19 itu memang benar-benar ada.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Jangan percaya teori konspirasi kalau katanya dipasang micro chips dan sebagainya. Karena COVID-19 itu memang nyata keberadaannya,” tegasnya saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, Aurick berpesan agar masyarakat tidak perlu takut untuk disuntik vaksin. Pasalnya, vaksin adalah salah satu cara untuk membentuk imunitas komunal.

“Tidak perlu takut, karena vaksin digunakan untuk membuat imun tubuh dan memutus pandemi,” tegasnya.

Kendati sudah divaksin, ia berpendapat agar kebiasaan penerapan protokol kesehatan kalau bisa tidak ditinggalkan begitu saja.

“Karena vaksin tujuannya untuk mengurangi resiko, tapi juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Terakhir, Aurick juga berharap agar masyarakat saat ini terus menjaga protokol kesehatan meskipun mulai merasa jenuh.

“Jenuh itu mungkin memang ada, karena sejarahnya seperti Flu Spanyol saja berlangsung sampai 3 tahun,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: corona viruscovid-19Kota MalangMalangvaksinvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
ilustrasi psbb social distancing

Seperti Ini Ketentuan PPKM di Bojonegoro

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID