Target Herd Immunity pada Akhir 2021, Vaksinasi Dosis Kedua di Kabupaten Malang Masih 8 Persen - Tugujatim.id

Target Herd Immunity pada Akhir 2021, Vaksinasi Dosis Kedua di Kabupaten Malang Masih 8 Persen

  • Bagikan
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Pemkab Malang menargetkan herd immunity atau kekebalan kelompok masyarakat bisa tercapai pada akhir 2021. Namun, hingga saat ini pencapaian vaksinasi di Kabupaten Malang masih sangat jauh dari target, yaitu 8 persen.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengatakan, masyarakat yang telah divaksin hingga dosis kedua masih mencapai 8 persen. Artinya, pencapaian vaksinasi di Kabupaten Malang masih 8 persen.

“Pencapaian vaksinasi dosis pertama kami 15 persen, dosis kedua masih 8 persen,” ucap Arbani, Minggu (22/08/2021).

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang. (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)

Menurut dia, vaksinator tak terkendala dan ketersediaan vaksin terjamin, maka target herd immunity dengan 70 persen atau sekitar 1,8 juta penduduk Kabupaten Malang dapat tercapai pada akhir 2021.

“Selama tenaga kesehatan (nakes) kami ini tidak ada yang isoman, harapannya target 70 persen itu bisa tercapai. Kemudian ketersediaan vaksinnya itu ada kepastiannya untuk jadwal dan distribusinya terjamin,” paparnya.

Arbani menjelaskan, pihaknya memiliki strategi agar nakes atau vaksinator tidak mengalami kelelahan dalam bertugas. Salah satunya dengan membagi 50 persen vaksinator bekerja dan 50 persen lainnya libur.

“Jadi, memang rata-rata para vaksinator ini sebenarnya sudah capek. Kalau puskesmas punya 4 tim nakes untuk vaksinator, maka yang diterjunkan 2 tim, sedangkan 2 tim lainnya istirahat,” jelasnya.

Kini pihaknya juga memiliki target 500 dosis vaksin sehari di setiap kecamatan di Kabupaten Malang. Kemudian pihaknya juga akan menggelar vaksinasi massal seminggu sekali untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi, strateginya 500 dosis per kecamatan per hari. Kemudian ditambah sistem edukasi untuk vaksinasi massal. Mungkin sekitar 2.000-3.000 sasaran. Kemudian kami coba siapkan vaksinator dari RS dan relawan,” bebernya.

 

  • Bagikan