MADIUN, Tugujatim.id – Kasus DBD Kota Madiun meningkat. Upaya pencegahan penyebaran demam berdarah dengue (DBD) pun dilakukan di Kota Madiun. Salah satunya melalui kegiatan fogging atau pengasapan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Patihan, khususnya di Jalan Ksatria RT 16 RW 5.
Lurah Patihan Anjasmoro, mengatakan kegiatan fogging dilakukan sebagai langkah antisipasi menyusul adanya peningkatan kasus DBD di Kota Madiun. Di wilayahnya sendiri sempat ditemukan warga yang terjangkit, termasuk seorang balita berusia empat bulan.
Baca Juga: Pemkot Perangi Kasus DBD di Kota Batu, Wali Kota Blusukan ke Kampung Berantas Jentik
“Untuk pencegahan demam berdarah yang saat ini mengalami peningkatan di Kota Madiun, di wilayah kami sempat ada warga yang terjangkit, termasuk balita usia empat bulan. Ada juga warga dewasa, meski kita tidak tahu pasti tertular di mana. Namun alhamdulillah semuanya sudah pulih,” ujar Anjasmoro, Selasa (10/03/2026).
Dia menambahkan, selain fogging, pihak kelurahan juga akan memperkuat langkah pencegahan melalui kerja bakti rutin di tingkat RT.
“Insyaa Allah nanti akan kami sampaikan ke seluruh RT agar dua minggu sekali diwajibkan melaksanakan kerja bakti untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyediaan Layanan Kesehatan Upaya Kesehatan Perseorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun, Neva Chandra Suroto, menjelaskan fogging dilakukan sebagai tindak lanjut hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) yang dilaksanakan oleh Puskesmas Ngegong.
Baca Juga: Selama Januari-Agustus 2025, 12 Warga Tuban Meninggal Akibat DBD
“Berdasarkan hasil Penyelidikan Epidemiologi yang dilakukan pada 2 Maret 2026 di wilayah Jalan Ksatria RT 16 RW 5, ditemukan satu penderita positif DBD, tiga warga dengan keluhan panas, serta satu tempat penampungan air yang positif jentik dari 20 rumah yang diperiksa,” jelas Neva.
Untuk mencegah penularan lebih lanjut, dinas kesehatan bersama Puskesmas Ngegong melaksanakan fogging focus atau pengasapan sebanyak dua siklus di sekitar lingkungan penderita. Siklus pertama dilakukan pada Selasa (03/03/2026) dan siklus kedua pada Selasa (10/03/2026) mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Wahyu Budianto
Editor: Dwi Lindawati








