Terduga Kelompok Aliran Sesat Pasuruan Tinggal di Bekas Warung Makan

Terduga Kelompok Aliran Sesat Pasuruan Tinggal di Bekas Warung Makan

  • Bagikan
Kondisi warung makan yang menjadi tempat terduga kelompok aliran sesat di Desa Cobanblimbing, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.
Kondisi warung makan yang menjadi tempat terduga kelompok aliran sesat di Desa Cobanblimbing, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. (Foto: Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.di – Anggota terduga kelompok aliran sesat di Kabupaten Pasuruan menempati bekas warung makan. Bangunan warung makan itu terletak di pinggir jalan raya Pasuruan-Malang di Desa Cobanblimbing Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Wonorejo, AKP Sumaryanto, menjelaskan bangunan tersebut dulunya terkenal dengan nama warung ‘Family’. Namun berdasarkan pantauan, plat nama warung makan tersebut berganti nama menjadi warung sate bali bul.

“Kami datangi tempat berkumpul mereka dan itu bekas warung Family,” ujar Sumaryanto

Diduga warung makan tersebut merupakan milik salah satu anggota kelompok aliran sesat. Kelompok aliran yang tidak percaya Nabi Muhammad sebagai rasul itu diperkirakan telah menempati warung makan tersebut selama sekitar satu bulan. Mereka tinggal dan melakukan aktivitas agamanya di sana.

“Ada empat laki-laki dan dua perempuan mereka tinggalnya ya di situ. Kalau pastinya sejak kapan saya tidak paham, tapi diperkirakan sekitar satu bulanan,” ungkapnya.

Sumaryanto menyatakan kini pihaknya hanya bisa melakukan pemantauan. Dia masih menunggu keputusan lebih lanjut dari rapat MUI Kabupaten Pasuruan yang rencananya digelar besok Senin (16/05/2022).

“Kalau laporan resmi kami belum ada. Sementara kami lakukan lidik terkait fakta-fakta dan melakukan pemantauan untuk memastikan mereka tidak pergi sebelum dirapatkan tim MUI,” pungkasnya.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan