TUBAN, Tugujatim.id – Setelah melalui serangkaian investigasi dan uji laboratorium, pihak kepolisian akhirnya mengungkap dugaan penyebab kebakaran yang terjadi di Pabrik Kecap Laron di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.
Berdasarkan hasil laboratorium forensik, kebakaran Pabrik Kecap Laron ini diduga dipicu oleh penggunaan alat yang tidak memenuhi standar keselamatan. Hal ini menjadi titik terang dari insiden yang sempat mengejutkan masyarakat Tuban.
“Hasil labfor menunjukkan bahwa alat yang digunakan saat proses perawatan tidak sesuai dengan standar keamanan yang berlaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander dalam pesan singkatnya pada Selasa (22/10/2024).
Baca Juga: 10 Film Netflix Terpopuler Bulan Ini: Rekomendasi Tontonan Wajib untuk Penggemar Streaming!
Tragisnya, insiden ini juga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami luka bakar parah. Dengan adanya korban jiwa dan hasil investigasi yang menunjukkan penyebab kecelakaan, pihak kepolisian akan mengarahkan berkas kasus ini untuk penghentian penyidikan.
“Untuk korban sendiri telah meninggal dunia. Dengan situasi ini, berkas penyelidikan akan diarahkan untuk penghentian,” tambahnya.
Meski proses penyidikan akan dihentikan, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi bahwa tidak ada unsur pidana yang bisa ditindaklanjuti lebih jauh. Meski demikian, insiden ini tetap menjadi pengingat pentingnya penerapan protokol keselamatan di lingkungan kerja.
Penggunaan alat yang tidak sesuai standar telah terbukti membahayakan keselamatan pekerja. Harapannya kejadian ini mendorong pihak pabrik untuk lebih memperhatikan standar keamanan di masa mendatang.
Baca Juga: Hari Santri Nasional 2024: Personel Pelayanan Samsat Tuban Mendadak Jadi Kang Santri
Tidak hanya bagi Pabrik Kecap Laron, tetapi juga bagi industri lain yang menggunakan alat-alat dengan potensi bahaya serupa.
Dengan hasil investigasi yang sudah keluar, masyarakat berharap agar langkah-langkah perbaikan segera dilakukan guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama agar insiden seperti ini tidak terulang lagi.
Diberitakan sebelumnya, insiden kebakaran tabung LPG berkapasitas 8.000 kg milik Pabrik Kecap Laron terjadi pada 16 September 2024. Akibatnya, 5 orang mengalami luka bakar. Bahkan, satu di antara mereka meninggal dunia karena luka bakar yang lumayan parah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








