News  

Tinggal Segelintir, Vaksinasi PMK Kota Batu Capai 99 Persen

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksin PMK dosis kedua di Kandang Sapi Komunal, Desa Tulungejo, Kota Batu pada Senin (25/7/2022) lalu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pelaksanaan vaksin PMK dosis kedua di Kandang Sapi Komunal, Desa Tulungejo, Kota Batu pada Senin (25/7/2022) lalu. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

BATU, Tugujatim.id – Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengatakan vaksinasi ternak untuk antisipasi penyakit mulut dan kuku (MPK) di Kota Batu mencapai 99 persen untuk tahap I.

Sementara tahap II mencapai 93 persen. Terhitung, hanya segelintir hewan ternak yang belum divaksin karena pemiliknya tidak mau.

Data kasus PMK di Kota Batu per 10 Agustus 2022, tercatat ada 4.322 ekor sapi terinfeksi PMK. Dengan rincian sapi sakit 136 ekor, 106 sapi mati, 3.805 sepi sembuh dan 111 potong paksa di 18 kelurahan/desa di Kota Batu.

Punjul Santoso mengatakan hingga sejauh ini sudah ada total 7.957 ekor sapi yang telah divaksin tahap I atau 99,46 persen. Sedangkan untuk tahap II, sudah mencapai 9.379 ekor atau 93,79 persen.

”Vaksinasi tahap I dan II itu tinggal segelintir saja. Harusnya bisa 100 persen, tapi ada peternak yang ternaknya tidak mau divaksin. Akhirnya jadi tidak maksimal,” terang Punjul, Minggu (14/8/2022).

Namun demikian, Punjul berharap warga mau memvaksin ternaknya agar wabah ini tidak meluas. Sejauh ini, sosialisasi terus dilakukan dengan harapan penyebaran virus PMK bisa benar-benar bisa diatasi.

Sebelumnya, Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur Khofifah, memastikan distribusi vaksin dosis kedua Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di seluruh Jawa Timur telah diberikan, seperti di Kota Batu pada Senin (25/7/2022) lalu.

Jika ditotal, Pemprov Jatim telah mendistribusikan 600 ribu vaksin ke seluruh daerah dalam sepekan ini. Ini tentu kata Khofifah harus disyukuri karena pasokan vaksin masih melimpah. Di Kota Batu sendiri saja telah mendapat jatah 10 ribu vaksin dari 15.400 sapi.

Pemprov Jatim juga telah melakukan vaksinasi dosis pertama untuk semua populasi sapi di Kota Batu, tepatnya pada 25 Juni 2022. Lebih lanjut, vaksinasi dosis ketiga akan dilakuian enam bulan pasca vaksin dosis kedua.

”Sehingga saya minta tolong agar percepatan vaksin untuk seluruh ternak. Saya minta tolong ke seluruh kepala daerh karena dampak ekonomis akibat PMK ini sangat tinggi,” tegas Khofifah.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim